Olahraga

IBEX Kibarkan Merah Putih di Tiga Tebing Berbahaya Eropa

Bagikan:
Tim IBEX mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Naranjo de Bulnes pada ekspedisi Eropa

Tim Indonesia Bigwall Expedition (IBEX) sukses mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Naranjo de Bulnes, menandai selesainya misi penaklukan tiga tebing paling berbahaya di Eropa pada 12 September 2026.

Ringkasan capaian

Lima pemanjat Indonesia menyelesaikan rangkaian pendakian di Le Petit Dru (Prancis), Troll Wall (Norwegia), dan Naranjo de Bulnes (Spanyol). Puncak Naranjo de Bulnes setinggi 2.519 meter dicapai bersama pada 12 September 2026 pukul 16.30 waktu setempat.

Rangkaian pendakian dan rute

Ekspedisi dimulai dari Le Petit Dru pada 3 Agustus 2026, dengan jalur American Direct sepanjang 30 pitch yang memakan waktu empat hari. Selanjutnya tim menaklukkan Troll Wall melalui jalur Norskeruta sepanjang 1.200 meter sejak 19 Agustus 2026.

Perjalanan berlanjut dari Norwegia ke Madrid pada 4 September 2026. Dari desa terakhir Sotres, tim berjalan kaki sekitar sepuluh kilometer menuju titik awal pendakian Naranjo de Bulnes.

Tiga tebing yang ditaklukkan

  • Le Petit Dru (Prancis) — tebing granit dengan jalur panjang dan kondisi rapuh.
  • Troll Wall / Trollveggen (Norwegia) — memiliki overhang hampir 50 meter dan kondisi cuaca ekstrim.
  • Naranjo de Bulnes (Spanyol) — puncak batu kapur berdiri sendiri di Picos de Europa.

Tantangan teknis dan kondisi cuaca

Tim membawa logistik berat, rata-rata 30 kilogram per orang menuju Advance Base Camp (ABC). Cuaca buruk memaksa jeda selama beberapa hari, termasuk penundaan empat hari pada Troll Wall akibat hujan deras dan penurunan suhu.

Kami harap Earth Expedition Europe ini dapat meningkatkan semangat teman-teman di Indonesia untuk panjat tebing. Tidak hanya terbatas untuk kalangan anak muda, karena di usia saya yang 62 tahun pun masih tetap bisa, asal ada kemauan,

— Dodi Liswardi, Wakil Ketua Tebing Alam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Manajer tim Nazib Fadlullah menjelaskan sisi teknis Troll Wall yang terkenal sangat ekstrem. Ia menyebut batuan rapuh, jalur rawan longsor, dan overhang besar sebagai tantangan utama.

Troll Wall ini tebing impian para pemanjat dunia, karena terkenal sangat ekstrem: jalurnya mudah longsor, batuannya rapuh, dan cuacanya sangat dingin. Jadi, mohon doa dari teman-teman di tanah air, semoga ekspedisi kami bisa berjalan lancar dan selamat,

— Nazib Fadlullah.

Dampak, apresiasi, dan kampanye pelestarian

Ketua Tebing Alam dan Rekreasi FPTI, Robertus Robet, memberi apresiasi atas capaian tim. Ekspedisi ini dipimpin langsung oleh Freden Sembiring Milala dan dianggap mempertegas kemampuan pemanjat Indonesia di tingkat dunia.

Dengan capaian ini, sekali lagi pemanjat Indonesia membuktikan kemampuan yang setara dengan pemanjat elite dunia. Kita tahu bahwa setiap inci kemajuan memberikan arti besar bagi keseluruhan cabang olahraga ini,

— Robertus Robet.

Selain prestasi olahraga, misi ini membawa kampanye global tentang pelestarian alam dan leave no trace dalam etika panjat tebing. Prinsip tersebut direncanakan dikampanyekan ke generasi pemanjat muda di Indonesia.

Penutup

Keberhasilan di Naranjo de Bulnes melengkapi rangkaian penaklukan internasional sebelumnya seperti El Capitan dan Trango Tower. Rangkaian prestasi ini menegaskan posisi Indonesia sejajar dengan negara-negara besar dalam arena pemanjatan tebing dunia, serta membuka peluang transfer pengetahuan teknis dan etika konservasi ke komunitas lokal.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait