Bandung Buka Peluang Investasi Sport Science dan Sports Wellness
Bandung membuka peluang investasi di bidang sport science dan sports wellness. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan undangan kepada investor saat menghadiri Indonesia Sport Summit 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Jumat 11 September 2026. Tawaran ini meliputi kerja sama pemanfaatan fasilitas olahraga dan pengembangan pusat riset olahraga.
Peluang Investasi Sport Science
Farhan menjelaskan pengembangan diarahkan pada pusat sport science yang dimiliki sejumlah perguruan tinggi di Bandung. Kerja sama dibuka dengan universitas yang memiliki fasilitas dan tim riset. Ini mencakup kolaborasi riset, fasilitas uji kebugaran, serta integrasi teknologi untuk meningkatkan performa dan pencegahan cedera.
Ia menyebutkan beberapa perguruan tinggi yang menjadi fokus, antara lain:
- Universitas Padjadjaran (Unpad)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Perguruan tinggi lain di wilayah Bandung
Pengembangan pusat-pusat riset ini juga dinilai berpotensi mendorong lapangan kerja baru dan memperkuat ekosistem olahraga berbasis ilmu pengetahuan.
Peluang di Sektor Sports Wellness
Selain riset, Kota Bandung juga membuka ruang untuk pengembangan sports wellness. Farhan menilai sektor ini memiliki potensi pasar besar, terutama untuk layanan pemulihan dan pencegahan cedera serta layanan kebugaran terintegrasi bagi masyarakat.
"Kota Bandung sekarang ini, justru sekarang akan mengundang para investor. Tidak hanya untuk kerja sama pemanfaatan sarana olahraga,"
Ia menambahkan pihaknya siap berdiskusi dengan investor yang ingin membuka fasilitas fisioterapi modern atau layanan kesehatan olahraga terintegrasi.
"Kami akan sangat terbuka untuk pembicaraan para investor yang ingin membuka tempat-tempat fisioterapi baru, fisioterapi modern,"
Dampak dan Rencana Ke Depan
Farhan menegaskan pengembangan fasilitas tidak hanya untuk atlet profesional. Layanan sports wellness juga ditujukan bagi masyarakat dan penggemar olahraga. Dengan demikian, fasilitas akan lebih sering dimanfaatkan dan manfaatnya meluas ke publik.
Ia berharap keterlibatan investor membuat pemanfaatan fasilitas lebih optimal dan memperluas sektor olahraga dari kompetisi ke industri pendukung. Pemerintah kota menyatakan akan membuka ruang dialog dan skema kerja sama yang jelas bagi pihak swasta untuk mewujudkan rencana tersebut.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...