Arteta Murka soal Penalti Kontroversial saat Arsenal Menang 2-0
Arsenal menang 2-0 atas Sunderland di Stadium of Light pada Sabtu, 12 September 2026, namun kemenangan itu memicu kontroversi setelah wasit John Brooks memberikan penalti kepada Sunderland yang menuai protes dari pelatih Mikel Arteta. Arteta menilai keputusan penalti tersebut keliru dan berpotensi mengubah jalannya pertandingan serta musim.
Kronologi pertandingan
Pertandingan berjalan ketat, tetapi Arsenal memanfaatkan momen kunci untuk meraih tiga poin. David Raya menjadi penentu awal saat menggagalkan eksekusi penalti oleh Enzo Le Fee. Hanya 121 detik setelah penyelamatan itu, Bruno Guimaraes membuka skor dengan tembakan dari sekitar 18 meter.
Arsenal kemudian memastikan kemenangan pada masa injury time melalui Bukayo Saka yang mengeksekusi penalti setelah Reinildo Mandava menerima kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan. Kemenangan itu menjaga start sempurna Arsenal di Premier League.
Kontroversi penalti dan protes Arteta
Mikel Arteta mengkritik keras keputusan wasit memberi penalti kepada Sunderland usai duel antara Ezri Konsa dan Dan Ballard. Menurut Arteta, insiden itu tidak layak dihukum penalti dan seharusnya tidak terjadi di level ini.
Mereka bisa mengubah jalannya pertandingan, anda tahu. Ya, 100 persen, itu tidak bisa diterima di level ini.
Arteta mengatakan ia sudah menonton ulang kejadian tersebut berkali-kali untuk memastikan penilaiannya. Ia juga mempertanyakan standar penggunaan VAR dan kualitas pengambilan keputusan oleh ofisial pertandingan.
Respons terhadap perwasitan dan implikasi kompetisi
Selain menyerang keputusan wasit, Arteta menekankan bahwa persoalan itu tak hanya merugikan Arsenal, tetapi juga menyangkut integritas kompetisi secara keseluruhan. Ia menilai pihak yang berwenang harus bertanggung jawab dan memperbaiki sistem pengambilan keputusan.
Ezri tidak melakukan apa-apa, kami punya banyak kamera dan VAR. Mami harus bertanggung jawab untuk melindungi permainan.
Meski kecewa, Arteta memuji performa tim terutama reaksi setelah penalti yang membuat Arsenal tetap fokus hingga akhir laga.
Kesimpulan dan prospek
Hasil 2-0 membawa Arsenal melanjutkan start positif mereka, tetapi kontroversi penalti kembali menyorot masalah perwasitan di kompetisi. Kejadian ini kemungkinan memicu diskusi lanjutan soal standar VAR dan tanggung jawab ofisial menjelang jadwal kompetitif selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...