SMI Bawa Diplomasi Pencak Silat ke Portugal
Satria Muda Indonesia (SMI) akan membawa misi diplomasi pencak silat ke Portugal, berlangsung 14 September sampai 3 Oktober.
Ringkasan rombongan dan jadwal
Rombongan berangkat Senin, 14 September dan berada di Portugal hingga 3 Oktober. Kegiatan ini merupakan undangan dari KBRI Lisabon dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
SMI menargetkan pengenalan pencak silat sebagai olahraga sekaligus bentuk diplomasi budaya. Penampilan awal dijadwalkan di kantor KBRI Lisabon pada 16 September.
Komposisi delegasi
SMI mengirimkan rombongan yang relatif kecil namun representatif. Mereka membawa atlet muda dan staf pendukung.
- 7 atlet atau peraga: 3 putra dan 4 putri
- 3 pelatih
- 1 pengurus SMI
Agenda penampilan dan kunjungan
Para atlet akan menampilkan beragam unsur pencak silat. Rangkaian meliputi seni tunggal, seni ganda, dan penampilan beregu.
Selain pertunjukan di KBRI, SMI akan mengunjungi sejumlah sekolah dan kampus. Mereka juga menjadwalkan penampilan publik di Porto, kota wisata terkenal Portugal.
Tujuan diplomasi dan pengembangan
SMI bertujuan memperkenalkan pencak silat lebih jauh dari sisi olahraga. Langkah ini diharapkan membuka kesempatan pengembangan komunitas latihan di Eropa.
Menurut rencana, kegiatan juga menjadi bagian dukungan terhadap upaya Ikatan Pencak Silat Indonesia menuju pengakuan di tingkat Olimpiade.
Kesiapan dan harapan
SMI memastikan seluruh atlet telah dipersiapkan secara teknis sebelum keberangkatan. Mereka diminta menjaga kesehatan, istirahat cukup, dan mempertahankan konsentrasi selama agenda berlangsung.
Kami akan memperkenalkan pencak silat lebih jauh, dengan prioritas pada sisi olahraga
Tedy Sofiady, Wakil Ketua Umum Tiga PP SMI, menyatakan harapan agar pengenalan ini tidak berhenti sebagai tontonan semata.
Dukungan lokal dan prospek jangka panjang
KBRI Lisabon disebut telah memiliki penggiat pencak silat dan dua unit latihan yang sudah berjalan di Portugal. Hal ini memberi fondasi untuk pengembangan yang lebih berkelanjutan.
SMI juga membuka peluang mengikuti pertandingan kecil bersama komunitas lokal. Kegiatan ini bertujuan membangun jaringan latihan dan memperkenalkan pencak silat sebagai olahraga kompetitif.
Dengan jadwal kunjungan dan penampilan yang terukur, SMI berharap misi ini menjadi langkah awal perluasan pencak silat di Eropa dan memperkuat diplomasi budaya Indonesia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...