Politik

PDIP Tulungagung Gelar Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

Bagikan:
Peserta pelatihan kader perempuan PDI Perjuangan di Warung Jong Java, Tulungagung

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan akar rumput pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan berlangsung di Warung Jong Java, Kelurahan Kepatihan, dan diikuti lima perwakilan kader perempuan dari tiap 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Rangkaian kegiatan dan peserta

Pelatihan mengusung tema "Peran Civil Society (Perempuan) dalam Pilar Demokrasi dan Pembangunan". Peserta berasal dari pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini merupakan kelanjutan setelah musran dan musranran yang sudah dilaksanakan di seluruh desa.

Tujuan dan materi pelatihan

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menyatakan tujuan pelatihan adalah memberikan pendidikan politik dan kepartaian, serta mengangkat isu-isu keadilan gender di tingkat akar rumput.

"Ini merupakan pelatihan kader perempuan akar rumput setelah musran dan musranran selesai dilaksanakan di seluruh desa di Tulungagung,"

Erma menambahkan materi pelatihan mencakup pendidikan politik partai, pemahaman organisasi, serta penguatan kapasitas perempuan sebagai aktor perubahan. Ada pula sesi praktis untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta melalui beauty class.

  • Pendidikan politik dan kepartaian
  • Isu keadilan gender
  • Sesi beauty class dan praktik penampilan
  • Pembentukan jaringan Sarinah Tulungagung

Fokus pada Gen Z perempuan

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Samsul Huda, mengatakan pelatihan juga diprioritaskan untuk mempersiapkan kualitas Gen Z perempuan agar lebih tangguh dalam peran sosial dan civil society.

"Kesempatan ini kita gunakan untuk meningkatkan peran sosial, jadi untuk menjalankan civil society ini perempuan harus benar-benar tangguh,"

Samsul mendorong kader Gen Z di seluruh kabupaten untuk bergerak bersama memperkuat basis partai dan memperluas peran perempuan dalam agenda publik.

Dampak dan harapan

Menurut panitia, kader-kader perempuan dari 19 kecamatan diharapkan melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing. Pelatihan ini diharapkan menjadi fondasi penguatan peran perempuan dalam memperjuangkan isu lokal dan memperluas pemahaman ideologi partai.

"Kegiatan ini akan menjadi fondasi bagi kader perempuan khususnya Gen Z. Semoga bisa memberikan satu pengaruh kepada para perempuan dan para Gen Z yang ada di Tulungagung,"

Dengan pembekalan politik, kepartaian, dan keterampilan praktis, penyelenggara berharap kader perempuan mampu menjadi jembatan pengaduan dan perwakilan aspirasi masyarakat di akar rumput.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait