Rowing Indonesia Bidik Emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Rowing Indonesia bertekad mengulang prestasi merebut medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tekad ini disampaikan usai prosesi pelepasan tim di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2026. Keputusan itu muncul setelah hasil kurang memuaskan di Asian Games Hangzhou yang hanya menghasilkan tiga medali perunggu.
Target dan alasan ambisi
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PODSI, Dr. Dede Rohmat Nurjaya, menegaskan tim ingin kembali ke puncak. Menurutnya, evaluasi menyeluruh jadi dasar penentuan nomor yang berpotensi meraih medali.
“Kita ingin berprestasi setinggi-tingginya, kita ingin mengulang sejarah, kita pernah dapat emas di 2018,”
Dede juga menyatakan tim melihat hasil Asian Games lalu dan Kejuaraan Asia untuk menentukan nomor yang paling mungkin mendulang medali.
“Kita lihat Asian Games yang lalu, lihat di Kejuaraan Asia, di mana potensi kita ada,”
Modal dan hasil terbaru
Salah satu modal kuat tim adalah prestasi di level dunia. Nomor double scull kelas ringan putra meraih medali perak pada Kejuaraan Dunia terbaru di Tiongkok. Prestasi itu meningkatkan kepercayaan diri.
“Mudah-mudahan bisa mengulang itu [gelar juara]. Sehingga hasilnya bisa lebih baik dari Asian Games yang lalu,”
Pelatih Boudewijn Jorrit van Postal menambahkan pengalaman atlet menjadi keunggulan lain. Menurutnya, beberapa atlet sudah pernah tampil di Asian Games dan Kejuaraan Dunia.
“Kami memiliki atlet yang pernah meraih medali emas di Asian Games dan medali perak di Kejuaraan Dunia,”
Selain pengalaman, tim menjalani program latihan intensif untuk mencapai puncak kebugaran sebelum pertandingan.
Jadwal, komposisi tim, dan lokasi
Timnas rowing Indonesia menjadi kontingen dayung pertama yang berangkat ke Jepang. Mereka bertolak ke Nagoya pada Selasa pagi, 15 September 2026.
- Jumlah atlet: 17 orang
- Nomor pertandingan: 10 nomor
- Jadwal bertanding: 20-24 September 2026
- Venue: Nagaragawa International Regatta Course
Proyeksi dan implikasi
Dengan modal pengalaman internasional dan hasil Kejuaraan Dunia, target mengulang emas 2018 menjadi fokus utama tim. Keberhasilan mempertahankan atau meningkatkan prestasi akan menentukan langkah persiapan jangka panjang PB PODSI menuju kejuaraan internasional berikutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...