Olahraga

Good Day 2026: Taruna Bakti Tersingkir 29-30, Echan Kehilangan Free Throw

Bagikan:
Echan dari Taruna Bakti melakukan tembakan tiga angka saat Good Day 2026

Good Day 2026 West Java-East berakhir dramatis ketika Taruna Bakti kalah tipis 29-30 dari SMA BPK Penabur Singgasana. Pertandingan berlangsung ketat hingga detik terakhir, dan momen free throw pemain Taruna Bakti, Echan, menentukan hasil akhir.

Ringkasan Pertandingan

Taruna Bakti dan Penabur Silangasan bertarung sengit sepanjang laga. Hingga akhir pertandingan, kedua tim hanya terpaut satu poin. Kesalahan pada satu kesempatan penalti membuat Taruna Bakti gagal menyamakan skor.

Momen Penentu: Free Throw yang Terlewat

Di menit-menit akhir, Echan mendapat tiga kesempatan free throw. Ia berhasil memasukkan dua tembakan pertama, tetapi tembakan ketiga gagal. Kegagalan itu menjadi momen krusial yang membuat Taruna Bakti tidak mampu mengejar defisit satu poin.

"Harusnya aku bisa masukin tiga free throw tadi. Kesempatan pertama sama kedua bisa masuk, justru kesempatan ketiga kok nggak masuk,"

Echan mengakui tekanan saat momen itu terjadi. Ia mengatakan pertandingan terasa penuh tekanan dan membuatnya gugup menjelang peluang terakhir.

Tembakan Tiga Angka yang Menghidupkan Harapan

Sebelum free throw penentu, Echan sempat menghadirkan momentum penting. Saat kuarter keempat dan sisa waktu sekitar tiga menit, ia mengeksekusi tembakan tiga angka yang berhasil masuk dan membuat skor imbang. Tembakan itu muncul atas instruksi pelatih dan sempat mengembalikan harapan tim.

"Kata pelatihku kalau ada kesempatan dan kebuka percaya aja buat tembak. Waktu itu sih aku yakin kalau masuk dan ternyata beneran masuk. Skornya sama tuh dan itu bikin pertandingan makin ketat,"

Performa Individual

Echan menjadi salah satu opsi luar garis tiga angka untuk Taruna Bakti. Ia mencatatkan dua tembakan tiga angka masuk dari sembilan percobaan. Secara keseluruhan, kontribusinya terlihat penting meski tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.

Implikasi dan Ke depan

Kekalahan tipis ini mengakhiri langkah Taruna Bakti di turnamen itu pada tahap tersebut dan memberi pelajaran pada penyelesaian akhir saat tekanan tinggi. Meski kecewa, tim ini memiliki dasar permainan yang bisa dibangun untuk kompetisi berikutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait