Olahraga

Dayung Indonesia Proyeksikan Sukses SEA Games ke Asian Games 2026

Bagikan:
Tim dayung Indonesia berangkat ke Asian Games Nagoya 2026, 17 atlet di 10 nomor

PB PODSI memproyeksikan keberhasilan pada SEA Games 2025 berlanjut ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum I PB PODSI, Laksdya TNI Edwin, saat pelepasan kontingen dayung di Wisma Elang Laur, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 14 September 2026. Persiapan tim telah dimulai sejak Januari 2026.

Proyeksi dan persiapan tim

Edwin menyebut pencapaian di SEA Games menjadi modal penting menuju Nagoya. Ia menegaskan persiapan teknis dan nonteknis sudah berjalan sejak awal 2026 untuk menjaga konsistensi prestasi.

"Sebenarnya, kalau kita lihat dari persiapan yang sudah kita lakukan mulai dari bulan Januari 2026 ini, besar harapan kita apa yang sudah kita raih kemarin, itu bisa kita tampilkan dalam Asian Games di Nagoya, Jepang."

Dampak kompetisi internasional

Menurut Edwin, Asian Games akan menjadi tolok ukur pembinaan atlet dayung Indonesia. Selain itu, ajang itu diharapkan memotivasi pengembangan pembinaan di daerah-daerah.

"Mudah-mudahan ini merupakan satu tolok ukur bagi kita semua dalam pembinaan atlet-atlet dayung yang ada di Indonesia. Dan juga motivasi bagi pembinaan atlet-atlet dayung yang ada di daerah."

Ia juga menyorot Dragon Boat World Championship di Tiongkok sebagai momentum pembinaan lain yang strategis bagi cabang dayung nasional.

Dukungan, kendala, dan penanganan

PB PODSI mengaku menghadapi sejumlah kendala lapangan, namun proses persiapan tetap berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak. Edwin menyinggung peran sponsor dan pengurus dalam meringankan beban persiapan.

"Alhamdulillah semuanya lancar. Ada kendala-kendala yang kita temui di lapangan, tetapi berkat dukungan semua pihak, ada sponsor yang memberikan dukungan."

"Sehingga beban yang ada bisa menjadi ringan karena dipikul bersama-sama oleh para sponsor, kemudian dari kepengurusan, termasuk juga dari para atlet itu sendiri."

Target medali dan harapan publik

PB PODSI belum menetapkan angka target medali secara spesifik. Tim masih mengevaluasi peluang per nomor untuk menentukan target emas, perak, dan perunggu.

"InsyaAllah kita akan memotivasi ada berapa target medali, baik itu emas, perak, maupun perunggu. Kita melihat dari peluang-peluang yang kita dapatkan."

Edwin juga meminta dukungan doa dari masyarakat agar para atlet dapat meraih prestasi terbaik dan mengibarkan merah putih di Nagoya.

"Besar harapan kita dukungan doa dari seluruh masyarakat Indonesia untuk para atlet kita. Mereka bisa mengumandangkan lagu Indonesia dan membawa bendera Indonesia pada tiang tertinggi yang ada di Nagoya, Jepang."

Rincian tim dan jadwal keberangkatan

Tim rowing Indonesia berangkat sebagai kontingen pertama dari cabang dayung menuju Jepang. Sebanyak 17 atlet akan berlaga di 10 nomor selama lima hari di Nagaragawa International Regatta Course. Mereka berangkat pada Selasa pagi, 15 September 2026, untuk melakukan pemusatan latihan dan aklimatisasi sebelum pertandingan.

Persiapan yang matang dan dukungan publik menjadi kunci bagi PB PODSI untuk menerjemahkan hasil SEA Games 2025 ke panggung Asian Games 2026.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait