Kompetisi Setkab Gengs Asah Berpikir Kritis dan Inovasi
Kompetisi Setkab Gengs digelar oleh Sekretariat Kabinet untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan memupuk budaya inovasi pegawai. Inisiatif ini diprakarsai oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan diumumkan melalui unggahan Instagram @sekretariat.kabinet pada Minggu, 21 Juni 2026. Peserta yang lolos babak akhir mempresentasikan gagasan di hadapan Seskab dalam format 3-minute pitch.
Format dan mekanisme penjurian
Kompetisi Setkab Gengs menggunakan format presentasi singkat untuk melatih ketepatan dan kecepatan berpikir. Setiap finalis diberi waktu tiga menit untuk memaparkan ide, lalu menerima sesi tanya jawab dan masukan dari panel penilai.
Dengan mekanisme tersebut, panitia menilai kemampuan peserta dalam merumuskan solusi yang ringkas, terukur, dan aplikatif. Penekanan diberikan pada kemampuan komunikasi, argumen berbasis data, serta respons terhadap kritik.
Tujuan pengembangan kapasitas pegawai
Program ini diarahkan bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kapasitas pegawai Sekretariat Kabinet. Melalui kegiatan ini, pegawai didorong mengembangkan gagasan kebijakan yang dapat diuji dalam praktik kerja.
Setkab Gengs bertujuan memperkuat budaya inovasi internal sehingga ide-ide baru tidak hanya muncul, tetapi juga diimplementasikan. Seskab berharap gagasan yang lahir bersifat aplikatif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dampak terhadap budaya kerja dan implementasi kebijakan
Selain melatih berpikir kritis, kompetisi ini dimaksudkan membuka ruang kolaborasi antarunit di lingkungan Sekretariat Kabinet. Peserta belajar menerima masukan lintas fungsi dan mengadaptasi ide sesuai kebutuhan implementasi.
Jika dijalankan konsisten, kegiatan semacam ini dapat mempercepat proses adopsi solusi inovatif dalam penyusunan kebijakan publik. Sekretariat Kabinet menempatkan harapan bahwa beberapa gagasan akan diuji coba atau diintegrasikan ke dalam program kerja.
Sumber dan jadwal
Informasi pelaksanaan dan pengumuman pemenang termuat dalam unggahan resmi Instagram Sekretariat Kabinet pada 21 Juni 2026. Panitia juga menyediakan mekanisme pembinaan bagi peserta terpilih untuk mengembangkan prototipe kebijakan.
Ke depan, Sekretariat Kabinet berpotensi memperluas kompetisi menjadi program reguler untuk memetakan bakat dan menstimulasi inovasi. Langkah ini berpeluang memperkuat kualitas kebijakan publik melalui kontribusi langsung pegawai birokrasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...