Nasional

Kolaborasi Kampus-Investor Dorong 154 Kawasan Transmigrasi

Bagikan:
Lahan transmigrasi dengan kegiatan pertanian dan pembangunan infrastruktur

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengubah 154 kawasan transmigrasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026, sebagai bagian dari strategi menggabungkan lahan, perguruan tinggi, dan investor untuk memperkuat kapasitas produksi, teknologi, dan akses pasar.

Paradigma baru pembangunan kawasan transmigrasi

Menurut Menteri Iftitah, pembangunan transmigrasi kini bertransformasi dari sekadar penyediaan lahan dan permukiman menjadi penciptaan ekosistem ekonomi. Model ini menghubungkan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, teknologi, investasi, dan pasar agar kawasan dapat tumbuh mandiri.

Ia menegaskan, pengembangan berbasis sinergi dimaksudkan agar setiap kawasan memiliki arah pengembangan yang jelas dan memanfaatkan potensi unggulannya.

Peran kampus dan investor

Pusat dari strategi ini adalah keterlibatan perguruan tinggi dan dunia usaha. Sepuluh perguruan tinggi dilibatkan melalui Program Transmigrasi Patriot untuk melakukan riset, pengabdian masyarakat, dan menyusun studi kelayakan yang siap ditawarkan kepada calon investor.

"Kami melibatkan sepuluh kampus mitra agar kawasan transmigrasi menjadi laboratorium hidup. Dari sana lahir inovasi, teknologi, dan berbagai solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,"

Hasil riset kemudian menjadi dasar penyusunan proyek investasi sehingga investor mendapat proposisi yang jelas dan berbasiskan data.

Tiga kekurangan yang perlu diatasi

Menteri Iftitah menyebutkan ada dua kekuatan dan tiga kekurangan yang mesti dilengkapi agar model ini berhasil. Dua kekuatan adalah lahan dan tenaga kerja transmigran. Sementara tiga kekurangan adalah:

  • ilmu pengetahuan dan teknologi,
  • modal melalui investasi dunia usaha,
  • akses pasar.

"Kami punya dua kekuatan, lahan dan tenaga kerja, yaitu para transmigran, namun, kami juga punya tiga kekurangan. Pertama, ilmu pengetahuan dan teknologi, kedua, modal yang kami datangkan melalui investasi dunia usaha, ketiga, akses pasar,"

Dampak langsung: akses ekspor dan peningkatan pendapatan

Salah satu yang sudah dilakukan Kementrans adalah membuka akses ekspor durian dari kawasan transmigrasi di Parigi Moutong ke pasar Tiongkok. Langkah ini menaikkan pendapatan petani secara signifikan.

"Sekarang kami membuka akses offtaker sampai ke Tiongkok. Dampaknya, harga durian yang diterima petani meningkat lima hingga enam kali lipat,"

Selain perdagangan ekspor, pengembangan diarahkan pada sektor industri, pariwisata, energi, dan pertanian sesuai potensi lokal. Seluruh rencana disusun berdasarkan kajian ilmiah untuk menjamin keterbukaan investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Langkah ke depan

Strategi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan transmigrasi dan masyarakat lokal melalui peningkatan nilai tambah dan stabilitas pasar. Kombinasi kampus, investor, dan masyarakat transmigrasi diharapkan menjadi fondasi transformasi jangka panjang.

Dengan pendekatan holistik, pemerintah berharap 154 kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi pemukiman, tetapi juga pusat-pusat ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait