Nasional

Kodam Jaya Kerahkan 147 Water Tank untuk Bersihkan Debu Vulkanik

Bagikan:
Armada water tank Kodam Jaya menyemprot jalan untuk membersihkan debu vulkanik di wilayah terdampak

Kodam Jaya menerjunkan 147 unit armada water tank pada Selasa, 8 September 2026, untuk membersihkan debu vulkanik di sejumlah ruas jalan dan fasilitas publik DKI Jakarta. Aksi serentak ini merupakan respons cepat untuk mengurangi debu beterbangan dan mempercepat pemulihan aktivitas warga.

Pengerahan armada dan personel

Pengerahan melibatkan truk penyemprot berlogo TNI AD yang bekerja di tengah arus lalu lintas. Prajurit berseragam loreng mengoperasikan selang dan nozzle dari atas kendaraan operasional.

Penugasan melibatkan berbagai satuan militer. Di lapangan dikerahkan:

  • Satuan Tempur (Satpur)
  • Satuan Bantuan Tempur (Banpur)
  • Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil)
  • Badan Pelaksana (Balak)
  • Personel dari satuan pendidikan yang diarahkan ke lokasi penyemprotan

Lokasi kerja dan metode pembersihan

Penyemprotan difokuskan pada jalur jalan raya yang ramai dilalui masyarakat. Truk merah menyemprotkan air secara intensif untuk menurunkan debu vulkanik yang menutup permukaan jalan dan fasilitas umum.

Beberapa titik terlihat kendaraan bermotor melintas dekat area penyemprotan, sementara prajurit memastikan proses berlangsung aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.

Koordinasi dan tujuan operasi

Operasi pembersihan dilakukan dengan koordinasi antar unsur terkait untuk memantau perkembangan situasi. Kehadiran personel militer diposisikan sebagai dukungan kesiapsiagaan terhadap dampak bencana.

Tujuan utama adalah mengurangi partikel debu yang beterbangan sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan kondisi lebih aman. Pihak militer juga menyatakan operasi ini untuk membantu percepatan penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.

Pembersihan oleh Kodam Jaya menunjukkan upaya terpadu antara sumber daya militer dan pemerintah daerah untuk menanggulangi dampak debu vulkanik. Pemantauan dan pembersihan diperkirakan akan terus dilakukan sampai kondisi dinyatakan aman bagi publik.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait