DWP Kemendag Kenalkan Jiwa Wirausaha pada Anak lewat Kidspreneur
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perdagangan menggelar pelatihan Kidspreneur bertajuk "DWP Mengajar" di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 siswa SD kelas 4–6 dari berbagai wilayah untuk memperkenalkan dasar kewirausahaan dan praktik metrologi.
Tujuan pelatihan
Pelatihan bertema "Mewujudkan Generasi Kreatif dan Ekonomi Tangguh melalui Inovasi Produk dan Edukasi Tertib Ukur" dirancang agar anak mengenal proses pembuatan dan penjualan produk secara sederhana. Kegiatan ini menekankan keberanian berinovasi, tanggung jawab atas ide, serta kejujuran dalam penentuan takaran dan label.
Penasihat DWP Kemendag, Danti Budi Santoso, mengatakan program bukan untuk melatih anak langsung berjualan, melainkan memberi pengalaman mencoba dan bertanggung jawab.
Kegiatan hari ini bukan untuk menjadikan anak-anak langsung bisa berjualan. Kegiatan ini membuat anak-anak berani mencoba dan bertanggung jawab pada idenya sendiri
Materi dan metode
Peserta memperoleh pengenalan konsep branding, desain label, pengemasan, dan pengukuran produk sesuai takaran. Materi disampaikan lewat kombinasi penjelasan singkat dan praktik langsung agar anak lebih mudah memahami setiap langkah proses produksi sederhana.
Suasana kelas dibuat interaktif dengan sesi diskusi dan praktik kelompok sehingga anak-anak bisa menuangkan ide kreatif pada desain label dan kemasan.
Praktik pembuatan produk
Selama kegiatan, siswa mempraktikkan pembuatan label dan pengemasan untuk produk contoh. Produk yang digunakan antara lain:
- Kerupuk udang
- Cokelat krikil
- Camilan keju
Setiap kelompok menimbang produk sesuai takaran pada label sehingga anak memahami pentingnya tertib ukur dan kejujuran dalam memberikan informasi kepada konsumen.
Dampak pendidikan dan prospek
Sekretaris Jenderal Kemendag, Isy Karim, menilai program memberi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan praktis sejak dini. Kegiatan seperti ini diharapkan menumbuhkan sikap inovatif sekaligus tanggung jawab sosial.
Anak-anak di era sekarang bukan hanya menjadi siswa, tetapi bisa jadi pencipta ide
Program "DWP Mengajar" menjadi bagian kontribusi DWP dalam mendukung pendidikan praktis dan pembangunan sumber daya manusia menuju visi jangka panjang Indonesia Emas 2045.
Berita Terkait
Wamensesneg: Pengosongan Hotel Sultan untuk Amankan Aset Negara
Wamensesneg: Pengosongan Hotel Sultan dilakukan sesuai putusan pengadilan untuk mengembalikan aset negara ke...
Pemimpin NU Muktamar ke-35 Diminta Dukung Keberlanjutan Prabowo-Gibran
Gus Lilur meminta pemimpin terpilih pada Muktamar NU ke-35 mendukung keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibr...
Menko Muhaimin Percepat Rehab Rekon Pascabencana di Sumatera
Menko Muhaimin percepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga provinsi Sumatera untuk mempriori...
Pratikno Tekankan Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatra
Pratikno minta percepatan rehab-rekon pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dengan pengawasan ketat dan ko...
Mentan Percepat Hilirisasi 870 Ribu Hektare Perkebunan Rakyat
Mentan laporkan percepatan hilirisasi 870 ribu ha sejak 2025 untuk tambah nilai komoditas dan buka lapangan...
Menko PMK Percepat Rehab Rekon Pascabencana di Sumatera
Menko PMK Pratikno minta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar de...