Indonesia-India Perkuat Kemitraan Strategis: Pertahanan hingga Farmasi
Indonesia dan India memperkuat kemitraan strategis dalam rangka kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia. Kerja sama meliputi bidang pertahanan, farmasi, pendidikan, kesehatan, dan investasi yang dinilai berpotensi memberi manfaat kedua negara.
Ruang lingkup kerja sama
Kesepakatan kedua negara bertujuan meningkatkan konektivitas ekonomi dan keamanan maritim serta memperdalam hubungan antar-institusi. Langkah ini disebut sebagai penguatan comprehensive strategic partnership yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu.
Penguatan itu muncul dalam sejumlah pembicaraan formal dan pertemuan bilateral selama kunjungan kenegaraan. Pemerintah berharap kerja sama dapat mendorong investasi dan transfer teknologi di berbagai sektor.
Fokus pada pertahanan dan keamanan
Aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama dalam pembicaraan kedua negara. Kerja sama dipandang penting untuk mengamankan jalur perdagangan dan menjaga stabilitas regional di kawasan Indo-Pasifik.
Pengajar Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada, Rochdi Mohan Nazala, menekankan nilai strategis hubungan bilateral ini.
"Sejak tahun 2018 kita ketahui Indonesia dan India sudah menandatangani comprehensive strategic partnership ya. Salah satu poinnya adalah bagaimana mengamankan jalur-jalur perdagangan antara Indonesia dan India,"
Kutipan itu disampaikan dalam perbincangan pada Selasa, 7 Juli 2026, dan menunjukkan bahwa keamanan maritim dan logistik menjadi prioritas bersama.
Potensi kerja sama di sektor farmasi
Selain pertahanan, sektor farmasi disebut memiliki peluang besar. India dikenal sebagai produsen bahan baku obat global sehingga kerja sama dapat memperkuat rantai pasok obat di Indonesia.
Wakil Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia, Prof. Dr. apt. Keri Lestari Dandan, melihat potensi hilirisasi manufaktur dan transfer teknologi dari India.
"Dengan kerjasama ini akan membuka transport teknologi, akan membuka kerjasama hilirisasi. Dan juga kita bisa melihat kiat-kiat kebijakan apa dari pemerintah India,"
Keri menekankan perlu percepatan implementasi, harmonisasi regulasi, dan penguatan riset agar manfaat kerja sama dapat dirasakan cepat.
Pertukaran pendidikan, budaya, dan tantangan implementasi
Di luar ekonomi dan keamanan, kedua negara juga menyoroti pertukaran pendidikan dan budaya. Interaksi antarmasyarakat dianggap kunci untuk menjaga keberlanjutan hubungan bilateral.
Namun, implementasi kesepakatan harus menghadapi tantangan seperti sinkronisasi regulasi, standar mutu, dan kapasitas riset domestik. Percepatan harmonisasi menjadi salah satu rekomendasi pelaku sektor.
Prospek ke depan
Jika diimplementasikan secara konsisten, kemitraan ini berpotensi memperkuat posisi kedua negara di kawasan dan memperluas manfaat ekonomi bagi pelaku industri lokal. Langkah selanjutnya adalah memetakan agenda teknis dan memastikan tindak lanjut yang konkret.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan
Pemerintah menyetujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi undang-undang pada Rapat Paripurna DP...
BGN Uji Sistem Prasmanan MBG di Kelas, Makanan Disajikan Hangat
BGN uji coba penyajian MBG secara prasmanan di kelas sejak 5 Oktober 2026 untuk menjaga makanan hangat dan m...
Airlangga Sebut Keunggulan Maung MV3 Garuda Limousine
Airlangga nilai Maung MV3 Garuda Limousine nyaman dengan kursi reclining, interior mewah, dan teknologi seta...
Hari Cerebral Palsy Sedunia 2026: Tema 'Unique and United' dan Sejarahnya
Hari Cerebral Palsy Sedunia diperingati 6 Oktober 2026 dengan tema Unique and United untuk dorong inklusi da...
MenPPPA Dorong Perlindungan Perempuan dalam RUU Ketenagakerjaan
MenPPPA Arifah Fauzi dorong penguatan perlindungan perempuan dan anak dalam RUU Ketenagakerjaan untuk cegah...
Pendaftar TKA 2026 Naik Hampir 10%, Capai 4,2 Juta
Pendaftar TKA 2026 naik hampir 10% menjadi 4,2 juta; 3,86 juta menyelesaikan pendaftaran. Tes digelar 26 Okt...