Nasional

KemenPPPA: Media Kunci Cegah Kekerasan terhadap Perempuan

Bagikan:
KemenPPPA dan media bekerja sama untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menegaskan media memiliki peran strategis untuk memutus rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pernyataan disampaikan Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta pada Rabu, 27 Mei 2026. Ia meminta media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk kesadaran sosial agar korban berani melapor.

Seruan KemenPPPA

Arifah menekankan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh dianggap persoalan privat yang disembunyikan. Seluruh elemen masyarakat diminta terlibat aktif dalam pencegahan dan penanganan. Ia menilai keberanian melapor adalah langkah awal untuk memutus siklus kekerasan.

“Media harus menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Media juga perlu menjadi ruang aman yang mendorong korban berani bersuara,”

Menurut Arifah, membangun kesadaran publik membantu mendorong korban mencari pertolongan dan memperluas akses layanan perlindungan.

Peran Media yang Didorong

KemenPPPA mendorong media menjalankan peran edukatif dan advokatif. Bentuk dukungan yang diusulkan meliputi program yang menyasar publik secara langsung dan penyebaran informasi layanan pengaduan.

  • Talkshow dan dialog publik untuk membuka ruang diskusi
  • Kampanye sosial yang meningkatkan kesadaran masyarakat
  • Edukasi publik tentang tanda kekerasan dan jalur pelaporan
  • Penyebarluasan informasi layanan pengaduan kekerasan perempuan

Dukungan Stasiun Radio

Direktur KG Radio Network Viliny Lesmana menyatakan kesiapan stasiun Sonora FM mendukung kampanye perlindungan perempuan dan anak. Viliny menekankan media dapat menjembatani masyarakat memperoleh informasi serta layanan perlindungan yang dibutuhkan.

“Kami siap mendukung kampanye perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program edukasi bermanfaat bagi masyarakat. Media memiliki peran penting menjembatani masyarakat dengan informasi serta layanan perlindungan perempuan dan anak,”

Dampak dan Prospek

Kolaborasi antara KemenPPPA dan media diharapkan meningkatkan pelaporan kasus dan mempercepat akses layanan bagi korban. Upaya bersama juga bertujuan mengubah persepsi publik agar kekerasan tidak lagi dianggap masalah privat. Ke depan, peran media dinilai krusial dalam mengawasi implementasi layanan serta memastikan suara perempuan dan anak tersampaikan langsung.

Dengan peran yang lebih aktif, media dapat menjadi instrumen pencegahan sekaligus pemicu perubahan sosial untuk melindungi perempuan dan anak di seluruh negeri.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait