Kemenperin Perkuat Industri Olahraga Nasional untuk Go Global
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat ekosistem industri olahraga nasional lewat rangkaian business matching yang digelar awal Juni 2026. Kegiatan mempertemukan produsen pakaian, sepatu, dan alat olahraga dengan pelaku ritel serta organisasi olahraga untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing global.
Business matching: pertemuan pelaku industri dan ritel
Acara business matching menghubungkan pelaku usaha manufaktur olahraga dengan calon pembeli nasional dan internasional. Pertemuan berlangsung antara pelaku industri pakaian dan sepatu olahraga, industri alat olahraga, peritel, serta organisasi dan federasi olahraga.
Agenda ini dirancang untuk membuka peluang kerja sama jangka panjang dan memperkuat rantai pasok nasional. Kemenperin juga mengundang mitra strategis untuk menjembatani kebutuhan pasar ritel dan produksi lokal.
"Industri pakaian, sepatu, dan alat olahraga memiliki peran strategis serta peluang yang sangat besar untuk terus dikembangkan seiring meningkatnya permintaan pasar," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sinergi multipihak untuk perluas pasar
Kemenperin memberi apresiasi pada sinergi berbagai pihak yang terlibat. Beberapa organisasi dan asosiasi yang ikut aktif antara lain:
- Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO)
- Asosiasi Pakaian Olahraga Indonesia (ASPOIN)
- Ketua Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) dan federasi terkait
"Kami mengapresiasi para pihak yang telah bersama-sama bersinergi untuk memperluas akses pasar yang berkelanjutan bagi IKM pakaian dan sepatu olahraga," kata Agus.
Data kontribusi dan kinerja ekspor
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, menekankan potensi industri olahraga terlihat dari kontribusi ekonomi dan tren ekspor yang positif. Reni menyebut kegiatan ini bertujuan memperkuat penggunaan produk dalam negeri dan meningkatkan daya saing.
| Jenis Industri | Kontribusi / Perubahan |
|---|---|
| Pakaian jadi (Triwulan I 2026) | 0,99% terhadap PDB nasional |
| Kulit, barang dari kulit, dan alas kaki | 1,30% terhadap PDB nasional |
| Industri alat olahraga (2025) | Nilai ekspor meningkat 11,3% dibanding 2024 |
"Potensi tersebut menunjukkan bahwa industri pendukung ekosistem olahraga nasional memiliki peluang besar untuk terus tumbuh," ujar Reni Yanita.
Langkah ke depan: ISAW 2026 dan peluang kerja sama
Kemenperin menargetkan hasil business matching dapat berlanjut pada acara Indonesia Sport and Athletic Wear (ISAW) 2026, yang direncanakan digelar kembali pada September mendatang. Rangkaian ini akan menampilkan 22 Industri Kecil dan Menengah (IKM) pakaian, sepatu, dan alat olahraga yang bertemu lebih dari 30 calon mitra potensial.
Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, menyebut ISAW sebagai platform strategis untuk menjembatani IKM dan buyer, termasuk pembeli nasional dan global. Kehadiran buyer diharapkan membuka peluang kerja sama berkelanjutan dan memperkuat posisi industri olahraga dalam rantai pasok ritel.
Dengan data kontribusi dan tren ekspor yang positif, Kemenperin mendorong penguatan kapasitas produksi, konektivitas rantai pasok, dan penggunaan produk dalam negeri. Langkah ini diharapkan membuat industri olahraga nasional lebih kompetitif di pasar global dan berkontribusi pada pertumbuhan manufaktur.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Galaxy Watch Ultra2: Smartwatch Tangguh untuk Aktivitas Outdoor
Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan ketahanan ekstrem dan analitik kesehatan berbasis AI, cocok untuk pelari tr...
NSIG Perkuat Jejaring Global Dorong Investasi Berkelanjutan di Sulut
NSIG perkuat jejaring global untuk menarik investasi berkelanjutan ke Sulawesi Utara lewat riset, B2B, dan b...
Chery Avante Buka Diler di Magelang, Harga di Bawah Rp300 Juta
Chery Avante membuka diler di Magelang (24 Juli 2026); harga di bawah Rp300 juta dan layanan penjualan serta...
Anggota Oriflame: Lebih dari Sekadar Menjual Produk
Younita, anggota Oriflame sejak 2020, menyebut keanggotaan soal mencoba produk, harga member gratis, dan par...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 per Gram - 25 Juli 2026
Harga emas Antam naik Rp7.000 per gram jadi Rp2.612.000 (25 Juli 2026); buyback juga naik. Simak rincian har...
Komisi VI Apresiasi Kinerja Positif Pelindo Semester I 2026
Komisi VI DPR mengapresiasi capaian positif Pelindo Semester I 2026 setelah kunjungan kerja di Surabaya; Pel...