Komisi VII: Kemenpar Diminta Cek Posisi Pariwisata, Waspadai Vietnam
Anggota Komisi VII DPR, Novita Hardini, meminta Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memetakan posisi daya saing pariwisata Indonesia secara nyata. Permintaan itu disampaikan terkait rumor bahwa sektor pariwisata Vietnam kini melampaui Indonesia, yang disampaikan dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026. Novita menegaskan Kemenpar wajib menyajikan data komparatif agar alokasi anggaran besar memiliki indikator capaian terukur.
Desakan: Tunjukkan Data Komparatif
Novita mengingatkan agar Kemenpar tidak terjebak kepuasan semu atas angka devisa organik atau kenaikan jumlah kunjungan wisatawan asing. Ia meminta kementerian memberikan bukti objektif posisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
"Kita belum melihat bagaimana posisi Indonesia secara objektif di Asia (Tenggara). Ada rumor besar di ASEAN bahwa sektor pariwisata Vietnam saat ini sudah jauh melampaui Indonesia,"
Tiga persoalan prioritas untuk pemerataan pariwisata
Dalam mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pariwisata, Novita menggarisbawahi tiga isu mendesak berikut:
- Akselerasi konektivitas udara: Promosi akan sia-sia tanpa akses penerbangan langsung yang memadai. Novita mencontohkan kebutuhan rute strategis, seperti dari Bangkok langsung ke Manado atau Kediri.
- Reformasi regulasi alih fungsi lahan: Rumitnya perizinan dan komunikasi antar lembaga, termasuk dengan Perhutani dan Kementerian Kehutanan, menghambat investasi pariwisata di daerah.
- Kewenangan fiskal ke daerah: Pemerintah pusat harus memberi kelonggaran fiskal bagi daerah untuk membuka pos pemasukan baru, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dari sektor pariwisata.
"Promosi yang masif menjadi sia-sia, jika tidak ditopang oleh akses penerbangan langsung yang memadai ke berbagai daerah,"
Data wisnus dan tenaga kerja pariwisata
Kemenpar melaporkan bahwa perjalanan wisatawan nusantara selama Januari hingga April 2026 mencapai sekitar 0,42 miliar perjalanan (hampir 420 juta), atau tumbuh 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Novita dan Komisi VII meminta data seperti ini dilengkapi dengan perbandingan antarnegara.
| Indikator | Data | Keterangan |
|---|---|---|
| Perjalanan wisnus Jan-Apr 2026 | ~0,42 miliar | Pertumbuhan 1,48% YoY |
| Tenaga kerja pariwisata (2025) | 25,91 juta | Dasar pencapaian 2025 |
| Target tenaga kerja (2026) | 26,53 juta | Target Kemenpar untuk 2026 |
"Adapun perjalanan wisatawan Nusantara selama Januari hingga April 2026 telah mencapai 0,42 miliar atau hampir 420 juta. Ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,48 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,"
Implikasi dan langkah ke depan
Komisi VII menekankan Kemenpar harus menghadirkan analisis komparatif dengan negara tetangga, terutama terkait rute penerbangan, hambatan birokrasi lahan, dan fleksibilitas fiskal daerah. Tanpa data objektif, pengukuran efektivitas anggaran dan strategi promosi sulit dilakukan.
Ke depan, DPR akan meminta paparan rinci Kemenpar untuk memastikan kebijakan dan anggaran membawa dampak nyata bagi pertumbuhan pariwisata daerah serta penyerapan tenaga kerja.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pertagas Gelar Office Adventure Day Rayakan Hari Anak Nasional
Pertagas menggelar Office Adventure Day pada 25 Juli 2026, menghadirkan ruang bermain edukatif bagi 35 anak...
Setahun Tanpa Impor, Indonesia Surplus 4,2 Juta Ton Beras
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan Indonesia setahun tak impor beras sehingga tercapai surplus 4,2 juta...
Bulog Catat Pengadaan Beras 3,5 Juta Ton hingga 24 Juli 2026
Bulog mencatat pengadaan setara beras mencapai 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026, mendekati target 4 juta ton...
Anggota KDMP Nuar Maju Tembus 130, Koperasi Tawarkan Harga Murah
KDMP Nuar Maju kini memiliki 130 anggota aktif; koperasi menawarkan harga lebih murah dan hak atas SHU sebag...
Komisi VI DPR Tekankan Peran BUMN Perkuat Ekosistem Maritim
Komisi VI DPR dorong peran BUMN untuk memperkuat ekosistem maritim lewat konsolidasi, penguatan PT PAL, dan...
Kemendikdasmen Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan 2026
Kemendikdasmen memastikan SDN Tanggirejo Grobogan akan direvitalisasi pada 2026 setelah bangunan sekolah rob...