Kemenkes Waspadai WNI Pulang dari Kongo dan Uganda terkait Ebola
Kementerian Kesehatan memperingatkan warga negara Indonesia yang baru kembali dari Republik Demokratik Kongo dan Uganda agar segera memeriksakan diri bila menunjukkan gejala, menyusul penetapan darurat kesehatan wabah Ebola oleh Organisasi Kesehatan Dunia. Imbauan disampaikan pada Minggu, 31 Mei 2026, sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran lintas negara.
Kemenkes minta pemeriksaan bagi pelaku perjalanan
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, meminta warga yang baru pulang dari Kongo dan Uganda untuk langsung ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan. Pemeriksaan dinilai penting untuk mendeteksi dini kasus yang mungkin muncul setelah bepergian ke wilayah terdampak.
"Khusus warga yang baru kembali dari Kongo dan Uganda. Kami meminta agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,"
Ia menegaskan, gejala yang harus diwaspadai antara lain demam dan perdarahan dalam 21 hari setelah kepulangan, karena periode inkubasi Ebola dapat muncul dalam rentang waktu tersebut.
WHO tetapkan darurat, alasan kewaspadaan global
Penetapan status darurat oleh WHO memicu perlunya kewaspadaan di tingkat internasional. Menurut Aji, keputusan itu didasari penyebaran lintas wilayah dan angka kematian yang tinggi di Afrika Tengah.
"Penetapan ini dilakukan karena adanya penyebaran lintas wilayah dan tingginya angka kematian. Serta ketidakpastian luas penyebaran wabah di Afrika Tengah,"
Aji juga menyampaikan bahwa laporan kasus terkait perjalanan muncul di beberapa lokasi, termasuk Kampala dan Kinshasa, sehingga mobilitas penduduk menjadi faktor risiko.
Pengetatan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta
Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Soekarno-Hatta (BBKK Soetta) meningkatkan pengawasan di pintu masuk negara. Langkah ini fokus pada kedatangan dari negara-negara yang telah teridentifikasi memiliki kasus.
"Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi. Selain Kongo juga Kampala, Uganda dan Kinshasa,"
Pengawasan meliputi pemeriksaan awal dan pemantauan gejala pada pelaku perjalanan, untuk mencegah penularan lanjut di dalam negeri.
Anjuran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Selain deteksi dan karantina, Kemenkes mengimbau masyarakat memperkuat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah sederhana ini dinilai efektif mengurangi risiko penularan penyakit menular, termasuk Ebola.
- Rajin mencuci tangan dengan sabun
- Memakai masker saat sakit
- Menerapkan etika batuk dan bersin
- Menghindari kontak langsung dengan orang atau hewan yang sakit
"Hindari juga kontak langsung dengan orang atau hewan yang sakit. Jaga pola hidup sehat,"
Kementerian Kesehatan menekankan bahwa kewaspadaan di pintu masuk negara dan kesadaran masyarakat menjadi kunci pencegahan penyebaran lebih luas. Pengawasan dan edukasi akan terus ditingkatkan seiring perkembangan situasi di wilayah terdampak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wardah Hadirkan Skin Longevity Clinic dengan Analisis Kulit Berbasis AI
Wardah membuka Skin Longevity Clinic di Ashta Jakarta (29 Sep–6 Okt 2026) menggabungkan edukasi, konsultasi...
Puskesmas Cibarusah Gencarkan Cek Kesehatan Anak Sekolah
Puskesmas Cibarusah intensifkan CKAS untuk SD, SMP, dan SMA/SMK sejak awal tahun ajaran guna deteksi dini da...
Hari Vegetarian: Jamur Sebagai Alternatif Daging Potensial
Pada Hari Vegetarian, jamur disorot sebagai alternatif daging karena tekstur dan rasa umami, namun masih ada...
Hari Kopi Internasional: Dampak Kopi pada Kesehatan Jantung
Konsumsi kopi berdampak pada jantung tergantung jumlah, jenis, dan penyajian; perhatian meningkat saat Hari...
Cara Terapkan Pola Makan Seimbang di Tengah Kesibukan
Kemenkes menganjurkan praktik pola makan seimbang dengan prinsip Isi Piringku: setengah piring sayur dan bua...
BPOM Pastikan Stok Antiviral Influenza A (H1N1) Cukup
BPOM menyatakan stok antiviral untuk influenza A (H1N1) mencukupi meski kasus meningkat; Kemenkes catat 1.52...