Kemenkes Perkuat Kemitraan dengan RSUP Adam Malik untuk Cegah Perundungan
Medan — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama RSUP H. Adam Malik dan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) memperkuat kerja sama untuk mencegah perundungan terhadap peserta didik di lingkungan rumah sakit. Pernyataan itu disampaikan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes dr. Azhar Jaya saat Monitoring dan Evaluasi Rumah Sakit Pendidikan di RSUP H. Adam Malik, Rabu (15/7).
Fokus kemitraan antara rumah sakit dan fakultas
Dirjen Keslan menekankan bahwa kemitraan antara RSUP Adam Malik dan FK USU harus berjalan sinergis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dokter serta melindungi peserta didik dari tindakan perundungan. Menurutnya, penguatan hubungan institusi diperlukan agar proses pendidikan berjalan aman dan profesional.
Kemitraan antara RSUP H. Adam Malik dan FK USU diharapkan bisa berjalan dengan baik untuk menghasilkan dokter-dokter terbaik. Proses yang ada di sini sangat penting
Kebijakan Kemenkes untuk pencegahan dan efek jera
Kemenkes telah menyiapkan kebijakan pencegahan dan penindakan terhadap pelaku perundungan. Salah satu langkah yang disebutkan adalah pencatatan terintegrasi terhadap setiap tindakan kekerasan agar pelaku dapat dilacak dan mendapat sanksi administratif.
Kemenkes sangat menolak yang namanya perundungan. Saat ini, kami telah pencatatan terhadap setiap tindakan pelaku kekerasan dan perundungan secara terintegrasi. Dengan sistem ini, kita bisa melacak setiap pelaku perundungan dan kekerasan, dan ke depannya tidak akan dikeluarkan Surat Izin Praktik selama kurun waktu tertentu
Komitmen RSUP Adam Malik dan upaya internal
Direktur Utama RSUP Adam Malik, dr. Zainal Safri, menyatakan rumah sakit komit menekan angka perundungan. Ia menyebut materi anti-perundungan masuk dalam kurikulum, serta adanya informasi dan jalur pelaporan yang dipasang di area rumah sakit.
Dalam perkuliahan, ada materi tentang tidak boleh perundungan. Bahkan, di area rumah sakit juga ada banyak banner untuk informasi pelaporan perundungan. Namun itu tetap terjadi, karena mereka tidak dekat dengan kita (dokter senior). Jadi harus kita perbaiki bersama-sama
Dialog dengan peserta didik dan pejabat terkait
Pada pertemuan tersebut, Dirjen Keslan berdialog langsung dengan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang menempuh pendidikan di RS Adam Malik. Pertemuan juga dihadiri Dekan FK USU Dr. dr. Muara Panusunan Lubis, Inspektur Investigasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Albertus Agus Windarto, serta pejabat Kemenkes terkait tata kelola pelayanan rujukan.
Catatan penting: upaya pencegahan perundungan memerlukan sinergi antarinstansi pendidikan dan pelayanan kesehatan, penguatan mekanisme pelaporan, serta penerapan sanksi administratif yang konsisten. Monitoring berkala akan menjadi bagian dari langkah lanjutan untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...