Wabup Sergai: Jangan Panik dan Jangan Menimbun BBM
SEI RAMPAH, 16 Juli — Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Adlin Tambunan, mengimbau masyarakat agar tidak panic buying saat terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan hanya membeli sesuai kebutuhan. Imbauan disampaikan menyusul meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Sergai akibat kendala distribusi BBM.
Imbauan untuk tertib saat antre
Adlin meminta warga tetap tenang dan tertib saat mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban agar pelayanan di lapangan tetap berjalan lancar.
"Kami harapkan masyarakat tetap tenang dan bersabar saat mengantre BBM di SPBU. Mari kita jaga ketertiban, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh petugas di lapangan," ujar Adlin Tambunan.
Larangan menimbun dan sanksi sosial
Wabup juga mengingatkan warga untuk tidak memanfaatkan situasi dengan menimbun BBM lalu menjualnya eceran di luar ketentuan. Tindakan seperti itu berpotensi memperburuk kelangkaan dan mengganggu ketertiban umum.
Menurut Adlin, sikap dewasa dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk mengurangi potensi gesekan dan kemacetan di lokasi SPBU.
Harapan pada instansi terkait
Adlin berharap masalah distribusi BBM segera ditangani cepat, tepat, dan bijak oleh semua pihak terkait, termasuk PT Pertamina. Koordinasi yang baik antarinstansi dinilai penting agar distribusi dan pelayanan kembali normal.
"Kita percaya bahwa kondisi ini bersifat sementara. Oleh karena itu, mari kita sikapi dengan bijaksana dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi. Utamakan kebutuhan sesuai keperluan dan tetap ikuti arahan petugas," kata Adlin Tambunan.
Ia menegaskan lagi harapan pemerintah kabupaten agar solusi terbaik segera ditemukan. Sinergi dan koordinasi, menurut Adlin, menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat kembali optimal.
"Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai berharap persoalan yang terjadi dapat segera mendapatkan solusi terbaik dari instansi terkait. Sinergi dan koordinasi yang baik sangat diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat kembali optimal serta kenyamanan masyarakat dalam memperoleh BBM tetap terjaga," pungkas Adlin Tambunan.
Dengan imbauan tersebut, pemerintah daerah mengajak warga mengutamakan kebutuhan pokok, mematuhi aturan petugas di lapangan, dan bersama-sama menjaga keteraturan sampai distribusi BBM pulih kembali.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Dinas Sosial Aceh Gelar Donor Darah untuk 15 Rumah Sakit
Dinas Sosial Aceh menggelar donor darah 16 Juli untuk memenuhi kebutuhan stok darah di 15 rumah sakit Banda...
PDAM Tutup Sambungan Air Diduga Ilegal di Neuheun, Aceh Besar
PDAM Tirta Mountala menutup sambungan air diduga ilegal di Neuheun, Baitussalam, setelah laporan warga perih...
PDAM Tirta Mountala Aktifkan Reservoir 1.000 m3 di Neuhen
PDAM Tirta Mountala meninjau dan akan mengaktifkan reservoir 1.000 m3 di Neuhen untuk memperluas akses air b...
Aceh Selatan Evaluasi Kinerja Camat Setiap Enam Bulan
Pemkab Aceh Selatan akan mengevaluasi kinerja camat setiap enam bulan; kebijakan disampaikan Sekda saat sera...
DPRD Minta Menteri ESDM Copot GM Pertamina Patra Niaga Sumbagut
DPRD Deliserdang minta Menteri ESDM copot GM Pertamina Patra Niaga Sumbagut akibat gangguan distribusi BBM y...
Warga Deliserdang Tuntut Perbaikan Jalan Meski Sudah Bayar PBB
Warga Desa Medan Estate, Deliserdang, minta Pemkab segera perbaiki Jl. Pasar V Timur yang rusak meski warga...