Kemendikdasmen Salurkan 159 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan 159 hewan kurban ke 35 provinsi pada momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026. Penyaluran berlangsung di pusat dan daerah mulai Aceh hingga Papua untuk memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.
Penyerahan dan data hewan kurban
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyerahkan seekor sapi kurban dengan bobot mencapai 720 kilogram di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Total hewan kurban yang dihimpun berasal dari berbagai satuan kerja pusat dan daerah.
| Jenis Hewan | Jumlah |
|---|---|
| Sapi | 117 |
| Kambing | 42 |
| Total Hewan | 159 |
| Daging (perkiraan) | ±18.100 kg |
| Wilayah Distribusi | 35 provinsi |
Pesan Mendikdasmen
Dalam penyerahan itu, Abdul Mu'ti menekankan bahwa kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan. Ia mengajak masyarakat menanamkan nilai keteladanan Nabi Ibrahim dalam kehidupan sehari-hari dan memperkuat solidaritas sosial.
"Kurban menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan sesama manusia. Kepedulian sosial harus terus diperkuat dalam kehidupan masyarakat,"
Ia juga menyatakan pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar. Menurut Abdul Mu'ti, semangat rela berkorban memperkuat persaudaraan antarwarga.
"Keteladanan Nabi Ibrahim mengajarkan kepedulian dan semangat menghadirkan solusi bagi masyarakat. Hidup harus bermanfaat bagi sesama manusia,"
Tujuan dan dampak distribusi
Kemendikdasmen berharap program kurban nasional ini memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi. Distribusi daging kurban ditujukan untuk masyarakat penerima manfaat di lintas provinsi, sehingga dampak bantuan lebih merata.
Dengan menyebarkan kurban dari unit pusat ke daerah, pemerintah ingin mempererat tali persaudaraan antarwarga serta mendorong praktik saling tolong dalam komunitas lokal. Penyaluran hewan kurban menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai religius dan sosial di tengah masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan GNPP: Pelayanan Publik Terintegrasi 24/7
Pemerintah meluncurkan GNPP untuk layanan publik terintegrasi dan meluncurkan simbol 24/7, serta percepatan...
Mensos Bahas Penguatan Tata Kelola Program Sekolah Rakyat dengan ICW
Mensos bertemu ICW membahas penguatan tata kelola Program Sekolah Rakyat untuk cegah korupsi dan perbaiki pe...
LPDS Luncurkan Buku Lima Tokoh Perempuan Pers Indonesia
LPDS meluncurkan buku yang mengangkat jejak lima tokoh perempuan pers Indonesia sebagai catatan sejarah dan...
LPDS Luncurkan e-Learning UKW di Ulang Tahun Ke-38
LPDS meluncurkan e-Learning UKW saat ulang tahun ke-38 untuk memudahkan akses materi dan coaching bagi calon...
Kemenhut Revisi Permen LHK untuk Percepat Hilirisasi dan Tarik Investasi
Kemenhut menyusun revisi Permen LHK Nomor 8/2021 untuk mempercepat hilirisasi hasil hutan dan menarik invest...
BSPS Berbasis Material Gerakkan Ekonomi Desa
Wamen PKP Fahri Hamzah menyatakan BSPS diubah menjadi bantuan material untuk mendorong ekonomi desa melalui...