Kemendag Bagikan Gawai untuk UMKM Lokal Kreatif
Kementerian Perdagangan membagikan gawai pintar kepada pelaku UMKM lokal pada 13 Agustus 2026 di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Program ini menjadi bagian dari peluncuran program akselerasi pemasaran produk lokal yang bertujuan meningkatkan kualitas produk serta mendorong adaptasi pelaku usaha pada ekosistem digital nasional.
Peluncuran program dan edukasi interaktif
Kegiatan dilaksanakan secara terbuka dengan format edukasi dan interaksi langsung antara Menteri Perdagangan dan pelaku usaha. Acara bertujuan memberi motivasi sekaligus kapasitas teknis bagi para pengusaha mikro dan kecil.
Dalam sesi tersebut, Menteri Perdagangan Budi Santoso menghadirkan pendekatan kuis guna memicu semangat dan keterlibatan peserta. Kuis itu sekaligus menjadi mekanisme penyaluran gawai kepada pemenang.
"Oke jadi, jadi nanti ada tiga yang maju ya, kalau bisa menjawab, menjawab pertanyaan... Kalau bisa menjawab lho, kalau gak bisa ya gak lolos. Kalau bisa menjawab pertanyaan nanti dikasih HP," ujar Budi Santoso.
Arah strategi pemasaran dan adaptasi produk
Menteri Budi mengimbau para pedagang untuk merespons preferensi konsumen, bukan hanya mempertahankan produk lama tanpa perubahan. Ia menekankan pentingnya pelaku usaha mempelajari selera pasar dan menyesuaikan produk secara fleksibel.
"Ibu pelajari ya, Ibu harus bisa pelajari pasar maunya yang kayak apa gitu ya, jadi Ibu jangan ngotot dengan produk Ibu kalau misalnya gak laku," kata Budi Santoso.
Dukungan platform digital dan kupon subsidi
Perwakilan platform belanja digital turut hadir memberi dukungan moral dan operasional. Shopee Indonesia menyatakan kesiapannya memfasilitasi pemasaran produk lokal agar menjangkau pasar lebih luas.
"Terus semangat yang besar-besar dari fotonya. Mudah-mudahan kita satu rasa hari ini," ujar Balques Manisang, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia.
Manajemen platform juga melaporkan distribusi 130.000 voucher setiap bulan, yang menurut pihaknya sering habis terpakai dalam waktu singkat, yaitu sekitar tujuh jam.
Contoh produk dan potensi pasar
Salah satu pelaku usaha kriya daur ulang, Syalia, memaparkan potensi pasar kain perca tradisional. Ia menyebut kesempatan pembelian massal dapat mencapai ribuan potong saat ada event atau pesanan besar.
"Di dalam negeri itu hanya event. Betul. Jadi, tapi pembelian di dalam negeri itu bisa sampai 1.000 piece, Pak, kalau ada yang masuk, satu kali pembelian," ujar Syalia.
Penyaluran stimulus dan prospek
Pendampingan teknis serta penyaluran gawai dinilai efektif dalam mematangkan kesiapan mental dan kemampuan bersaing pedagang lokal. Kolaborasi antara pemerintah dan platform digital diharapkan memperkuat kedaulatan pasar domestik.
Selain itu, program ini ditujukan untuk meningkatkan perlindungan hak konsumen melalui produk yang lebih profesional dan terstandarisasi.
Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan mampu mengokohkan kedaulatan pasar domestik serta memproteksi keselamatan hak konsumen.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Lamborghini Temerario Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi HPEV
Lamborghini Temerario diluncurkan di Jakarta (13 Agustus 2026) sebagai HPEV baru dengan mesin V8 twin-turbo...
Mendag Apresiasi Shopee Perkuat Visibilitas Produk Lokal
Mendag Budi Santoso puji Shopee yang luncurkan Program Akselerasi Produk Lokal sesuai Permendag 19/2026 untu...
MoLiNas: Momentum Perkuat Kemandirian Industri Nasional
MoLiNas diluncurkan 13 Agustus 2026 di ALVA Cikarang, jadi momentum memperkuat kemandirian industri melalui...
11 IKM Binaan Kemenperin Raup Rp100 Juta di BTN IFW 2026
Sebelas IKM binaan Kemenperin raih transaksi lebih dari Rp100 juta di BTN IFW 2026, serta membuka peluang di...
Kemendag Perkuat Produk Lokal Lewat Akselerasi Usaha Lokal
Kemendag dan Shopee luncurkan Program Akselerasi Usaha Lokal (13 Aug 2026) di TMII untuk tingkatkan daya sai...
Shopee dan Kemendag Salurkan Rp100 Miliar untuk Akselerasi Usaha Lokal
Shopee dan Kemendag luncurkan Program Akselerasi Usaha Lokal dengan dukungan dana lebih dari Rp100 miliar un...