Belasan Siswa Keracunan di Medan; Polisi Gerebek Judi dan Tangkap Penumpang Narkoba
Medan, 9 Oktober — Belasan siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, diduga keracunan pada Jumat (9/10) setelah minum susu program MBG (makanan bergizi gratis). Sekolah langsung membawa para siswa ke RS Imelda untuk mendapat perawatan medis.
Belasan siswa diduga keracunan setelah minum susu MBG
Peristiwa terungkap ketika sejumlah siswa menunjukkan gejala sesudah mengonsumsi susu dari program makanan sekolah. Pihak sekolah segera merespons dan mengantarkan mereka ke rumah sakit terdekat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih rinci mengenai jenis gejala atau jumlah pasti siswa yang dirawat. Penyelidikan lanjutan diperlukan untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan.
Polrestabes Medan gerebek lokasi judi tembak ikan
Transisi dari kejadian di sekolah, Polrestabes Medan juga melakukan penggerebekan lokasi permainan judi ketangkasan "tembak ikan" di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.
Personel Sat Reskrim mengamankan dua orang yang berperan sebagai kasir dan pemain. Kepolisian menyebut pemilik lokasi berhasil melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.
- Terduga yang ditangkap: Fitri Habdayani (23), kasir, warga Jalan Jamin Ginting.
- Terduga lain: Fajar Baru Surbakti (52), pemain, warga Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.
Polda Sumut tangkap dua penumpang di Bandara Kualanamu
Di lokasi berbeda, Tim Polda Sumut menangkap dua penumpang pesawat di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Keduanya diduga menyelundupkan narkoba.
Identitas pelaku tercatat berinisial AYSZ (27), warga Desa U Bungkok, Kecamatan Glumpang Baro, Kabupaten Pidie, dan SFL (29), warga Desa Kramat Luar, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh.
Direktur Narkoba Polda Sumut, Andy Arisandi, menyatakan pengungkapan bermula dari informasi tim keamanan Bandara Kualanamu tentang penumpang yang membawa barang mencurigakan. Penyelidikan masih berlanjut untuk menelusuri jaringan dan barang bukti.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Kasus keracunan di sekolah menimbulkan kekhawatiran soal pengawasan program makan atau minum di lingkungan sekolah. Sementara itu, penangkapan lokasi judi dan penumpang penyelundup narkoba menunjukkan aparat terus merespons berbagai bentuk gangguan ketertiban di wilayah Sumatera Utara.
Pemangku kepentingan terkait diharapkan memberikan keterangan resmi berikut hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan dan status barang bukti narkotika.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sugimin Divonis 3 Tahun karena Korupsi Dana Wakaf
Mantan Kadus Sugimin divonis 3 tahun dan wajib ganti Rp526 juta atas korupsi dana ganti rugi lahan wakaf ter...
Korban Minta Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Penelantaran Anak
Lucia meminta hakim menolak praperadilan ABS atas dugaan penelantaran anak; sidang putusan dijadwalkan 12 Ok...
Medan Raih Tiga Penghargaan atas Inovasi Pajak Digital QRESTO
Pemko Medan raih tiga penghargaan nasional atas inovasi pajak digital QRESTO untuk tingkatkan transparansi,...
Ameriza Ma’ruf Moesa Dikukuhkan sebagai Kepala BI Sumut
Ameriza Ma’ruf Moesa resmi menjadi Kepala BI Sumut pada 9 Oktober; pengukuhan fokus pada kolaborasi inflasi...
Ahli: Penetapan Tersangka Dhody Thahir oleh Polda Sumut Sesuai Prosedur
Ahli pidana menyatakan penetapan Dhody Thahir sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat telah ses...
Kasus Influenza di Sumut Melandai, Dinkes Imbau Terapkan PHBS
Tren influenza di Sumut meningkat sejak September 2026 lalu mulai melandai pada minggu pertama Oktober; Dink...