RSU Haji Medan Terancam Kehilangan Pembiayaan Korea, Sumut Minta Bappenas
Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meminta dukungan Bappenas untuk memasukkan rencana pembangunan RSU Haji Medan ke daftar pinjaman luar negeri. Proyek berstandar internasional ini berisiko kehilangan pembiayaan Korea jika tidak segera dipercepat, karena perjanjian kerja sama Indonesia-Korea berakhir 31 Desember 2026.
Proyek belum masuk DRPLN-JM, waktu mendesak
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan kondisi ini saat audiensi dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta, Kamis (8/10). Menurut Bobby, proyek belum tercantum dalam daftar rencana pinjaman luar negeri jangka menengah (DRPLN-JM) 2025-2029, padahal mekanisme pembiayaan sudah mencapai tahap permintaan resmi dan komitmen pada Februari 2024.
“Mengingat perjanjian kerja Indonesia-Korea akan berakhir pada 31 Desember 2026, percepatan proses menjadi sangat penting agar peluang pembiayaan ini tetap dapat dimanfaatkan,”
Skema pembiayaan EDCF
RSU Haji Medan direncanakan dibiayai melalui Economic Development Cooperation Fund (EDCF), skema pembiayaan Pemerintah Korea yang dikelola Korea Eximbank. Skema itu menawarkan bunga 0,05 persen, tenor 40 tahun, dan masa tenggang 10 tahun.
Pemprov Sumut baru mengajukan re-entry ke Bappenas pada 22 September 2026. Artinya, waktu tersisa kurang dari tiga bulan sebelum tenggat perjanjian berakhir pada akhir Desember 2026.
Empat prioritas pembangunan Sumut
Selain RSU Haji, Gubernur Bobby menyampaikan empat prioritas lain yang meminta dukungan pemerintah pusat. Ia memaparkan usulan ini lengkap dengan roadmap dan target 2027-2029.
- Keterpaduan pembangunan untuk menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan dengan potensi sawit, karet, kelapa, pangan, dan energi dalam satu ekosistem ekonomi terintegrasi.
- Afirmasi pembangunan Kepulauan Nias 2027-2029 berupa program tahun jamak untuk meningkatkan konektivitas, akses pasar, dan infrastruktur pariwisata serta hilirisasi ekonomi lokal.
- Penetapan koridor Belawan-Kualatanjung-Seimangkei sebagai koridor industri logistik nasional dengan peran Belawan sebagai pintu gerbang dan Kualatanjung sebagai international hub.
- Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 2026-2028 mencakup hunian, infrastruktur, layanan dasar, pertanian, dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat.
“Kami memohon Bappenas mengorkestrasi penyelesaian hambatan lintas kementerian/lembaga dengan target yang jelas,”
Data ekonomi dan harapan dukungan
Bobby menekankan posisi strategis Sumut sebagai pintu gerbang Indonesia bagian barat dengan populasi sekitar 15,8 juta jiwa. Pada triwulan II 2026, PDRB Sumut tercatat Rp341,05 triliun atau tumbuh 5,06 persen.
Angka tersebut menyumbang sekitar 23 persen terhadap PDB regional Sumatera dan 5,21 persen terhadap PDB nasional. Pemerintah daerah berharap Bappenas memberi kepastian orkestrasi, pendanaan, penanggung jawab, dan target pelaksanaan untuk mempercepat realisasi proyek prioritas.
Permintaan dukungan ini juga meliputi usulan kerja sama pengembangan regional antar-10 provinsi di Sumatera agar konektivitas lintas provinsi lebih terintegrasi, mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kasus Influenza di Sumut Melandai, Dinkes Imbau Terapkan PHBS
Tren influenza di Sumut meningkat sejak September 2026 lalu mulai melandai pada minggu pertama Oktober; Dink...
Lapas Tanjung Gusta Gelar Perekaman E-KTP dan Pemadanan NIK Warga Binaan
Lapas Tanjung Gusta Medan bersama Disdukcapil Medan, Langkat, dan Deli Serdang melakukan perekaman E-KTP dan...
Herbin Kecewa, Kornauli Sinaga Dijatuhi Putusan Bebas
Herbin Sinaga kecewa setelah PN Balige Pangururan membebaskan Kornauli Sinaga dalam perkara dugaan pengancam...
Samosir Percepat Lisdes 2026–2029 untuk Pemerataan Akses Listrik
Pemkab Samosir dorong percepatan Lisdes 2026–2029 lewat sinkronisasi lokasi dan perizinan untuk pemerataan a...
Progres Jalan Hutaimbaru–Sipiongot Capai 87,93% di Paluta
Progres jalan Hutaimbaru–Sipiongot di Padang Lawas Utara mencapai 87,93% setelah peninjauan Dinas BMBKCK Sum...
Kapolres Samosir Minta Maaf ke Keluarga Romanto Nadeak
Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan mengunjungi keluarga Romanto Nadeak di Dairi untuk menyampaikan permintaa...