Lokal

Kapolres Samosir Minta Maaf ke Keluarga Romanto Nadeak

Bagikan:
Kapolres Samosir mengunjungi keluarga Romanto Nadeak di Dairi untuk menyampaikan permintaan maaf

PANGURURAN — Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan bersama Pejabat Utama mengunjungi keluarga Romanto Nadeak di Desa Hite Hoting Parbuluan Enam, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jumat (9/10). Kedatangan itu bertujuan menyampaikan permintaan maaf atas tindakan beberapa anggota polisi yang dinilai tidak profesional sehingga merugikan Romanto dan keluarga.

Kunjungan dan permintaan maaf

Kapolres Rina menemui Romanto dan keluarga secara langsung dan menyampaikan penyesalan institusi atas kejadian yang menimbulkan kerugian. Ia menegaskan bahwa perilaku sejumlah anggota tidak sesuai standar profesi kepolisian.

"Tujuan kami datang untuk menyampaikan permintaan maaf kepada ito Romanto dan juga keluarga. Kami menyadari, apa yang dilakukan oleh beberapa anggota kami merupakan hal yang tidak pantas," ujar Rina.

Janji tindak lanjut dan pengawasan internal

Selain permintaan maaf, Kapolres menyatakan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap personel agar pelanggaran serupa tidak terulang. Ia menegaskan proses hukum terhadap anggota yang tidak profesional akan dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

"Kami pastikan proses hukum terhadap para anggota yang tidak profesional, akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Respons keluarga dan upaya pemulihan nama baik

Salah seorang perwakilan keluarga, Pangihutan Sijabat, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan permintaan maaf. Ia menekankan budaya saling memaafkan di komunitas Batak namun berharap oknum yang terlibat berubah perilaku.

"Kami menerima permintaan maaf, dan sebagai orang Batak, kami tidak salah untuk saling memaafkan. Semoga nantinya atas kejadian ini para oknum anggota yang tidak profesional, menjadi lebih baik kedepannya," ujar Pangihutan.

Perwakilan keluarga juga berharap proses penyelesaian berjalan sampai tuntas dan membantu memulihkan nama baik Romanto yang sempat tercemar di tengah masyarakat.

Implikasi dan langkah ke depan

Kunjungan ini menandai langkah awal upaya perbaikan hubungan antara institusi kepolisian setempat dan keluarga yang dirugikan. Penegakan disiplin internal dan transparansi proses hukum akan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa serta memulihkan kepercayaan publik.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait