Lokal

Progres Jalan Hutaimbaru–Sipiongot Capai 87,93% di Paluta

Bagikan:
Progres pembangunan jalan Hutaimbaru–Sipiongot di Padang Lawas Utara mencapai 87,93 persen

Padang Lawas Utara — Progres pembangunan jalan Hutaimbaru–Sipiongot sepanjang 11,8 kilometer mencapai 87,93 persen setelah peninjauan yang dilakukan Dinas BMBKCK Sumut pada Jumat, 9 Oktober. Progres ini menjadi yang tertinggi dibanding dua ruas lain yang juga dikerjakan oleh pemerintah provinsi.

Progres tiga ruas yang ditinjau

Dari peninjauan lapangan tercatat perbedaan capaian pada tiga ruas yang sedang dikerjakan. Selain Hutaimbaru–Sipiongot, dua ruas lain masih tertinggal jauh dalam realisasi fisik.

Ruas Panjang (km) Progres (%)
Hutaimbaru–Sipiongot 11,8 87,93
Sipiongot–Batas Labuhanbatu 16 29,27
Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang) 12 24,37

Hasil peninjauan dan penjelasan teknis

Kepala Dinas BMBKCK Sumut, Chandra Dalimunthe, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai rencana dan spesifikasi teknis. Monitoring juga dimaksudkan mengidentifikasi hal-hal yang perlu mendapat perhatian untuk menjaga mutu pekerjaan.

Setelah kita turun untuk melakukan peninjauan, kita telah melihat progres pekerjaan terhadap pengikatan pembangunan jalan

Chandra menjelaskan konstruksi pada ruas yang tengah dikebut pengerjaannya dilaksanakan dengan pembetonan dua lapis. Ia menepis kekhawatiran terkait foto kerusakan yang sempat beredar, dengan menyatakan bahwa itu adalah kondisi pada lapisan pertama sebelum lapisan akhir diselesaikan.

Pembangunan jalan ini dilaksanakan dengan dua lapis pembetonan

Menurut Chandra, kerusakan pada lapisan pertama terjadi karena kendaraan pengangkut material harus melintas sehingga badan jalan belum bisa disiapkan secara menyeluruh. Oleh karena itu, kondisi itu bukan indikasi kegagalan konstruksi, melainkan bagian dari tahap pekerjaan.

Jadi tidak ada masalah, itu yang beredar foto kerusakan, lapisan pertama

Manfaat dan target penyelesaian

Pejabat terkait berharap seluruh pekerjaan terselesaikan tepat mutu dan tepat waktu agar manfaat peningkatan infrastruktur dapat segera dirasakan masyarakat. Peningkatan kualitas jalan juga dimaksudkan untuk mendukung kelancaran mobilitas, pertumbuhan ekonomi, dan konektivitas antarwilayah di Sumatera Utara.

Peninjauan ini menunjukkan upaya pengawasan dan komitmen pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan jalan, meski beberapa ruas masih memerlukan percepatan dan perhatian teknis lebih lanjut.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait