Lokal

Kebakaran Hanguskan Rumah di Sipirok, KORIDOR Galang Rp25 Juta

Bagikan:
Rumah kayu hangus terbakar di Pangaribuan, Sipirok, Tapanuli Selatan membutuhkan bantuan rekonstruksi

Sipirok, Tapanuli Selatan — Sebuah kebakaran baru-baru ini menghanguskan rumah milik Saminuddin Siagian di Dusun/Desa Pangaribuan, Kecamatan Sipirok. Rumah kayu berukuran sekitar 4 x 8 meter itu ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun keluarga mengalami kerugian materi dan kini membutuhkan bantuan untuk membangun kembali tempat tinggalnya.

Kerusakan dan estimasi kerugian

Bangunan yang terbuat dari rangka kayu, dinding papan, dan atap seng itu terbakar habis. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Komunitas setempat menilai biaya pembangunan kembali rumah sederhana tersebut sekitar Rp25 juta.

Seruan penggalangan bantuan

Komunitas Rakyat Wilayah Dolok Sordang (KORIDOR) Kabupaten Tapanuli Selatan mengajak warga Sipirok dan masyarakat Tapsel yang berada di perantauan untuk bersama-sama membantu. Dalam seruannya, pengurus KORIDOR menekankan pentingnya kepedulian bersama agar keluarga korban dapat segera menempati rumah layak.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Sipirok khususnya dan masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan umumnya untuk membantu pembiayaan pembangunan kembali rumah sederhana milik korban,"

"Setiap bantuan dan donasi yang diberikan sangat berarti bagi keluarga korban. Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala atas kebaikan yang diberikan,"

— H. Asman Hutasuhut, Pengurus KORIDOR

Rincian donasi dan kontak

Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, KORIDOR menyiapkan rekening dan nomor kontak untuk konfirmasi. Donasi dapat disalurkan melalui:

  • Bank: Bank Sumut
  • Nomor Rekening: 23002030057253
  • Atas Nama: Asman Hutasuhut
  • Konfirmasi/WhatsApp: 0852-0608-6826

Dampak sosial dan langkah selanjutnya

Kehilangan rumah menambah beban keluarga, terutama pada kebutuhan mendesak seperti tempat tinggal, pakaian, dan peralatan rumah tangga. KORIDOR berharap penggalangan dana cepat terealisasi sehingga pembangunan rumah bisa dilakukan segera.

Peran komunitas lokal dan masyarakat perantauan dinilai krusial untuk meringankan beban korban. Jika donasi terpenuhi, langkah selanjutnya adalah survei lokasi dan perencanaan pembangunan kembali agar rumah baru lebih aman dan layak huni.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait