Kawan Alam Ajak Mahasiswa Udayana Jadi Garda Konservasi Laut
Kawan Alam Indonesia mengajak mahasiswa baru Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menjadi garda depan pelestarian laut melalui inovasi, kolaborasi, dan aksi nyata. Ajakan itu disampaikan pada kegiatan PKKMB yang digelar Rabu, 5 Agustus 2026, di Lecture Building Universitas Udayana wilayah Jimbaran, Kabupaten Badung.
Kegiatan dan pesan utama
Acara pengenalan kehidupan kampus tersebut menempatkan laut sebagai aset strategis bangsa yang perlu dilindungi dari ancaman seperti kerusakan terumbu karang, pencemaran sampah plastik, eksploitasi berlebihan, dan dampak perubahan iklim. Ratusan mahasiswa baru diajak melihat peran nyata yang bisa mereka ambil sejak awal karier akademik.
Founder sekaligus Ketua Umum Kawan Alam Indonesia, Henny Paula Sitohang, menekankan bahwa solusi untuk masalah kelautan memerlukan keterlibatan aktif generasi muda dan kerja lintas sektor.
"Laut Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar ilmu pengetahuan. Laut membutuhkan generasi muda yang memiliki kepedulian, keberanian untuk bertindak, dan kemampuan membangun kolaborasi.
Mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan adalah calon pemimpin yang akan menentukan bagaimana laut Indonesia dikelola secara berkelanjutan di masa depan. Karena itu, kami di Kawan Alam Indonesia ingin mengajak mereka tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Henny.
Program konservasi yang diperkenalkan
Peserta PKKMB diperkenalkan dengan rangkaian program konservasi yang selama ini dijalankan organisasi. Program tersebut memperlihatkan pendekatan lapangan dan riset yang melibatkan berbagai pihak.
- Aksi bersih pantai
- Restorasi mangrove
- Konservasi penyu
- Pengabdian masyarakat di Banda Naira
- Produksi film dokumenter konservasi bersama perguruan tinggi dan TNI
Kawan Alam juga menegaskan komitmen memperluas kolaborasi riset dan program edukasi dengan perguruan tinggi daerah untuk memperkuat dampak lapangan.
Dukungan fakultas dan harapan ke depan
Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Wayan Nuarsa, menyambut baik kontribusi organisasi tersebut. Menurut Nuarsa, pengalaman lapangan dan wawasan yang dibawa Kawan Alam penting untuk membentuk karakter kepemimpinan dan inovasi mahasiswa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kawan Alam Indonesia atas kesediaannya berbagi pengalaman dan inspirasi kepada mahasiswa baru Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana. Dunia kelautan saat ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan," kata Nuarsa.
Sebagai simbol sinergi, fakultas menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Henny Paula Sitohang. Penghargaan ini menandai hubungan yang diharapkan berlanjut dalam bentuk proyek dan pelibatan mahasiswa di lapangan.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Dengan memperkenalkan program konservasi kepada mahasiswa sejak awal, Kawan Alam Indonesia berharap munculnya generasi pelopor yang tidak hanya berprestasi akademik tetapi juga bertindak nyata menjaga warisan laut. Langkah-langkah praktis, kolaborasi riset, dan keterlibatan komunitas menjadi fokus untuk memperkuat keberlanjutan potensi bahari Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BGN Luruskan: 13 Ribu Dapur MBG Belum Otomatis Aktif
BGN koreksi: 13 ribu dapur MBG tercatat di data, namun baru 1.700 siap dan 300 akan diaktifkan bertahap peka...
SNT Jembatan Emas di Cianjur Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah
Wamen Fajar tinjau SNT Cianjur di BBPPMPV Pertanian, dorong SNT jadi pusat mutu pendidikan dan jembatan emas...
Percepat Pembangunan SPPG, Pemerintah Prioritaskan Wilayah 3T
Pemerintah mempercepat pembangunan SPPG di wilayah 3T sejak 6 Agustus 2026 untuk memperbaiki tata kelola Pro...
SPPG Wilayah 3T Dikebut, Target Rampung dalam Sepekan
Pemerintah mempercepat pembangunan SPPG di wilayah 3T; target penyelesaian dipangkas menjadi satu minggu unt...
Wapres Gibran Percepat Pemulihan Infrastruktur di Aceh
Wapres Gibran meninjau sejumlah jembatan di Aceh, mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana...
1.700 SPPG Siap Operasi di Daerah Prioritas Stunting
BGN akan mengoperasikan 1.700 SPPG di wilayah prioritas stunting sebagai bagian percepatan Program MBG; 300...