Karantina Soekarno-Hatta Perkuat Biosekuriti Nasional
Badan Karantina Indonesia memperkuat sistem biosekuriti nasional melalui peningkatan layanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelang kunjungan kerja Komisi IV DPR RI pada 17 Juli 2026. Kunjungan digunakan untuk memaparkan transformasi layanan karantina yang lebih modern dan berbasis ilmiah.
Kunjungan Komisi IV dan tujuan
Kunjungan resmi ini dimaksudkan untuk meninjau fasilitas karantina serta menunjukkan inovasi proses pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik media pembawa, dan tindakan karantina berbasis bukti. Kegiatan dilaksanakan di Instalasi Karantina Hewan (IKH) Bandara Soekarno-Hatta dan Laboratorium Terintegrasi Karantina Banten.
Inovasi layanan dan penegasan peran
Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia, Shahandra Hanitiyo, menjelaskan bahwa reformasi layanan diarahkan agar proses karantina berjalan cepat, akurat, dan transparan.
"Badan Karantina Indonesia terus melakukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas layanan karantina agar semakin responsif, modern, dan mampu menjawab tantangan global. Kami memastikan setiap proses karantina berjalan cepat, akurat, dan transparan sehingga tidak hanya melindungi sumber daya hayati nasional, tetapi juga mendukung kelancaran perdagangan serta meningkatkan kepercayaan mitra internasional."
Shahandra menekankan penguatan kebijakan, anggaran, teknologi, serta sarana dan prasarana sebagai kebutuhan utama menghadapi meningkatnya arus perdagangan dan potensi penyebaran hama serta penyakit.
Data pelayanan Karantina Banten
Statistik menunjukkan aktivitas tinggi pada semester pertama 2026. Angka-angka tersebut menggambarkan peran Karantina Banten sebagai pengawas sekaligus fasilitator perdagangan yang memastikan standar kesehatan terpenuhi.
| Sektor | Jenis Sertifikat | Jumlah (Jan-Jun 2026) |
|---|---|---|
| Karantina Hewan | Sertifikat impor | 1.875 |
| Karantina Hewan | Sertifikat ekspor | 2.873 |
| Karantina Hewan | Sertifikat domestik masuk | 4.527 |
| Karantina Hewan | Sertifikat domestik keluar | 6.112 |
| Karantina Ikan | Sertifikat ekspor | 19.603 |
| Karantina Tumbuhan | Sertifikat domestik keluar | 23.725 |
Penanganan hewan dan pengujian laboratorium
Instalasi Karantina Hewan Bandara Soekarno-Hatta menangani berbagai hewan penumpang pada semester pertama 2026. Semua hewan menjalani observasi, isolasi bila perlu, dan penerapan biosekuriti berlapis.
| Jenis Hewan | Jumlah (Jan-Jun 2026) |
|---|---|
| Anjing | 399 |
| Kucing | 261 |
| Kuda | 6 |
| Reptil | 8 |
Laboratorium Terintegrasi Karantina Banten mencatat 15.135 pengujian selama periode sama. Rinciannya ditampilkan pada tabel berikut.
| Jenis Pengujian | Jumlah |
|---|---|
| Pengujian karantina hewan | 1.562 |
| Pengujian karantina ikan | 9.324 |
| Pengujian karantina tumbuhan | 3.924 |
| Pengujian keamanan mutu pangan & pakan | 325 |
Respons DPR dan prospek penguatan
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, memberikan apresiasi atas peningkatan layanan namun menekankan perlunya penguatan berkelanjutan pada fasilitas, teknologi, dan SDM.
"Karantina merupakan benteng pertama negara dalam mencegah masuk dan tersebarnya hama maupun penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan. Kami melihat pelayanan sudah berjalan dengan baik, namun penguatan fasilitas, teknologi, dan sumber daya manusia tetap perlu menjadi perhatian agar perlindungan terhadap sumber daya hayati nasional semakin optimal."
Dengan kunjungan ini, Badan Karantina Indonesia berharap terjalin sinergi yang lebih kuat dengan Komisi IV untuk mendukung modernisasi fasilitas dan memperkuat sistem biosekuriti nasional. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga keamanan hayati sekaligus memperlancar arus perdagangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...