Kapolri Cup 2026 Perkuat Sinergi dan Pembinaan Atlet Menembak
Kapolri Cup Shooting Championship 2026 dijadikan wadah memperkuat sinergi lintas lembaga dan membina atlet menembak Indonesia. Acara dibuka oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Sabtu, 25 Juli 2026, dan diikuti peserta dari berbagai unsur, termasuk personel Polri, TNI, kementerian, DPR, media, masyarakat umum, serta atlet profesional.
Tujuan utama dan fungsi kompetisi
Kapolri menegaskan turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga. Kejuaraan juga bertujuan meningkatkan kualitas profesionalisme personel Polri dalam penggunaan senjata api.
Dengan pembinaan berkelanjutan, Kapolri berharap atlet Polri dan masyarakat dapat bersaing di level nasional dan internasional.
"Kegiatan ini bagian dari upaya kita terus berkolaborasi dan membangun sinergitas. Sekaligus mempersiapkan atlet-atlet kita sebelum mengikuti berbagai kejuaraan, baik nasional maupun internasional,"
Rangkaian lomba dan peserta
Panitia menyelenggarakan beberapa kategori, termasuk kategori khusus anggota Polri dan kategori open untuk umum. Pertandingan nomor presisi untuk kategori anggota dimulai sejak Kamis sebelum pembukaan resmi.
Menurut Ketua Panitia, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, peserta kategori anggota mencapai hampir 1.000 orang dari berbagai daerah. Sementara itu, kategori open diikuti oleh sekitar 700 pendaftar.
"Harapan kami, kejuaraan menembak ini dapat menjadi agenda rutin. Sehingga, regenerasi atlet menembak terus berjalan, baik dari anggota Polri maupun masyarakat,"
Manfaat bagi pembinaan dan sinergi
Selain meningkatkan keterampilan teknis menembak, kegiatan ini menjadi media mempererat hubungan antara Polri dengan mitra kerja. Kategori VIP sengaja melibatkan berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi strategis.
Kemampuan menembak yang terlatih dinilai berguna sebagai bekal profesionalisme dalam mendukung tugas kepolisian di lapangan.
Kolaborasi dengan PB Perbakin
Kapolri Cup terselenggara atas kerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB Perbakin). Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pembinaan olahraga menembak nasional serta mencetak regenerasi atlet dari berbagai lapisan masyarakat.
Dengan target menjadi agenda rutin, Kapolri Cup 2026 diharapkan menghasilkan atlet baru dan meningkatkan sinergi antarinstansi. Ke depan, konsistensi penyelenggaraan akan menentukan dampak jangka panjang bagi pembinaan menembak nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Putri Ariani Meriahkan HAN 2026, KOWANI Tekankan Inklusivitas
Putri Ariani tampil di HAN 2026; KOWANI menyatakan penampilan itu menguatkan inklusivitas dan hak anak untuk...
Komisi VII DPR Dorong Perluasan Pembiayaan untuk Ekonomi Kreatif
Komisi VII DPR mendorong perluasan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk penambahan kuota d...
Kekerasan Digital terhadap Anak Meningkat, Save the Children Serukan Kolaborasi
Save the Children melaporkan kenaikan kekerasan digital pada anak dan mendorong kolaborasi pemerintah, kelua...
Bappenas Tetapkan Perlindungan Anak Digital sebagai Prioritas Nasional
Bappenas menetapkan perlindungan anak di ruang digital sebagai prioritas nasional, diintegrasikan ke RPJPN,...
FABC: Sinodalitas Jalan Perkuat Misi Gereja di Asia
FABC menegaskan sinodalitas bukan tujuan akhir, melainkan jalan memperkuat misi Gereja di Asia; sidang pleno...
Satpam Fiktor dan Sopir Alphard di Bundaran HI Sepakat Berdamai
Satpam Fiktor Harefa dan sopir Toyota Alphard sepakat berdamai setelah mediasi Polsek Metro Menteng; dugaan...