Pertamina Lubricants Dampingi Kampung Cemara Olah 3 Ton Sampah
PT Pertamina Lubricants mendampingi warga Kampung Cemara, RW 01 Kelurahan Tugu Utara, Koja, mengolah sekitar tiga ton sampah organik per bulan menjadi pakan dan pupuk komersial. Program ekonomi sirkular ini dipantau insan pers pada Selasa, 12 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan pelestarian lingkungan.
Program dan capaian
Sinergi antara perusahaan dan masyarakat berhasil menata pengelolaan limbah rumah tangga secara mandiri. Warga rutin mengumpulkan limbah dapur untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, seperti pakan dan kompos.
Kelompok Pengelola Gang Hijau Cemara mengembangkan berbagai kegiatan sejak 2013 dan menerima dukungan resmi dari perusahaan sejak 2022. Volume limbah organik dicatat setiap bulan untuk memastikan kesinambungan operasional.
Model pengelolaan dan kegiatan
Pengelolaan limbah berlangsung terpadu dan melibatkan beberapa unit kegiatan masyarakat. Kegiatan utama meliputi:
- Pengumpulan limbah dapur dan pengolahan menjadi pakan
- Pembuatan pupuk organik kompos berkualitas tinggi untuk dijual
- Bengkel motor yang melayani perawatan dengan sistem pembayaran menggunakan sampah
- Pendidikan anak usia dini gratis dengan syarat setoran limbah botol bekas
- Budidaya tanaman, termasuk tanaman anggur, sebagai bagian penguatan ekonomi lokal
Ketua Kelompok Pengelola Gang Hijau Cemara, Dani Arwanto, menyatakan apresiasinya atas dukungan tersebut.
"Kami pengurus wilayah RW 01 Kelurahan Tugu Utara tentunya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Pertamina Lubricants yang sudah memberikan support untuk program yang ada di wilayah kami, yaitu Gang Hijau Cemara. Kami berkegiatan sejak tahun 2013 dan kami disupport sejak tahun 2022,"
"Rata-rata untuk sampah itu kita kelola itu bisa sampai 3 ton lebih sih, ya. Untuk sampah anorganiknya lebih dari itu sih, seperti itu,"
Dukungan perusahaan dan manfaat ekonomi
Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, menyoroti peran perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis lingkungan. Menurut Rika, kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat.
"Dan Kampung Cemara ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan dari PT Pertamina Lubricants untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,"
"Harapannya memang ke depan, selain bisa digunakan sendiri, bisa memberikan manfaat komersial, bisa dikomersialkan, sehingga bisa menambah manfaat ekonomi yang untuk warga,"
Dampak sosial dan rencana replikasi
Pemerintah kota mengapresiasi model kemandirian ini karena terbukti meningkatkan kesejahteraan pemukiman. Perusahaan berkomitmen mereplikasi keberhasilan Kampung Cemara di wilayah operasional lain secara berkelanjutan.
Upaya ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan baru dan memperkuat kepedulian lingkungan di tingkat warga.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pertamina Lubricants Otomasi Blending Pelumas di Jakarta Utara
Pertamina Lubricants menerapkan otomasi penuh di PUJ Koja pada 12 Agustus 2026 untuk meningkatkan kualitas,...
Pertamina Lubricants Catat Ekspor Pelumas 11.000 KL per Tahun
Pertamina Lubricants mencatat ekspor pelumas 11.000 KL per tahun, setara 3% penjualan, dan menyiapkan unit p...
BPDLH Salurkan Rp253,1 Miliar untuk 10 Provinsi Dukung RBP REDD+ GCF
BPDLH menyalurkan Rp253,1 miliar untuk 10 provinsi dalam skema RBP REDD+ GCF Output 2 guna mempercepat pengu...
Kemendag dan Shopee Luncurkan Akselerasi Produk Lokal untuk UMKM
Kemendag dan Shopee meluncurkan Program Akselerasi Produk Lokal pada 13 Agustus 2026 untuk memperluas akses...
IHSG Melemah 1,18% Saat Jeda Siang, Investor Tunggu Pidato Presiden
IHSG turun 1,18% ke level 6.298,34 pada jeda siang 13 Agustus 2026; investor menunggu pidato kenegaraan soal...
LPDB Siapkan Pembiayaan untuk Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi
LPDB siap membiayai hilirisasi sawit berbasis koperasi; dukungan mencakup dana bergulir, pendampingan, dan d...