Ekonomi

KAI Group Angkut 307,86 Juta Penumpang hingga Juli 2026

Bagikan:
Kereta KAI di stasiun menandai peningkatan penumpang hingga Juli 2026

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group mengangkut 307.860.743 pelanggan pada periode Januari–Juli 2026. Laporan volume angkutan ini dirilis di Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026 dan menunjukkan kenaikan 8,32 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Ringkasan pertumbuhan dan penyebab

Peningkatan penumpang didorong oleh penguatan konektivitas antarmoda dan integrasi layanan kereta jarak jauh, komuter, bandara, serta moda transportasi modern. KAI menyebut integrasi ini memberi masyarakat lebih banyak pilihan perjalanan.

"Setiap layanan memiliki fungsi yang saling melengkapi. Ketika perjalanan antarkota terhubung dengan transportasi perkotaan, bandara, layanan regional, perjalanan premium dan kereta cepat, masyarakat memiliki semakin banyak pilihan untuk menyusun perjalanan sesuai kebutuhannya.

Konektivitas ini yang terus diperkuat KAI Group,"

— Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI

Rincian jumlah penumpang per layanan

  • KAI Commuter: 242.932.764 penumpang (naik 6,65%)
  • KA Jarak Jauh & Lokal: 35.257.646 penumpang (naik 7,63%)
  • LRT Jabodebek: 19.079.347 penumpang (naik 20,96%)
  • KAI Wisata: 188.860 penumpang
  • KA Makassar–Parepare (Sulawesi): 206.651 penumpang (naik 13,62%)
  • KAI Bandara: 4.073.492 penumpang (naik 0,20%)
  • LRT Sumsel: 2.604.587 penumpang
  • Whoosh (PT KCIC): 3.517.396 penumpang (naik 0,01%)

Dampak konektivitas bagi masyarakat

KAI menilai konektivitas yang membaik mempermudah akses ke pusat ekonomi dan layanan publik. Integrasi antarmoda dirancang untuk memudahkan pergerakan dari wilayah penyangga ke pusat kota.

"Semakin terhubung layanan transportasi publik, semakin besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Perjalanan menjadi lebih mudah, akses menuju pusat ekonomi dan berbagai wilayah semakin terbuka, serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat berlangsung dengan konektivitas yang lebih baik,"

— Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI

Implikasi dan langkah ke depan

KAI menegaskan bahwa berbagai layanan dalam ekosistemnya akan terus saling melengkapi. Perusahaan fokus memperkuat integrasi antarmoda untuk meningkatkan pilihan perjalanan dan kenyamanan penumpang di masa mendatang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait