KA Cikuray Layani 2,2 Juta Penumpang hingga April 2026
Kereta Api Cikuray telah melayani 2.226.342 pelanggan sejak 2022 hingga April 2026. Data ini dirilis pada 30 Mei 2026 dan menunjukkan lonjakan penumpang yang konsisten setiap tahun. KA ekonomi bersubsidi ini menjadi pilihan utama perjalanan masyarakat dari Jawa Barat menuju Jakarta.
Pertumbuhan penumpang
Jumlah penumpang terus meningkat baik pada relasi dari Garut menuju Pasar Senen maupun sebaliknya. Kenaikan menunjukkan preferensi masyarakat terhadap moda kereta ekonomi yang terjangkau dan andal.
| Relasi | Data awal | Data menengah | 2025 |
|---|---|---|---|
| Garut → Pasar Senen | 157.735 | 272.648 | 313.926 |
| Pasar Senen → Garut | 135.530 | 242.119 | 301.797 |
Pada periode Januari–April 2026 tercatat 211.498 pelanggan. Angka ini terbagi hampir merata untuk kedua arah perjalanan.
Tarif, operator, dan pengguna
Layanan ini merupakan bagian dari program subsidi yang dioperasikan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan. Tarif untuk perjalanan terjauh ditetapkan hanya Rp45.000. Skema ini menargetkan kemudahan akses transportasi bagi berbagai kelompok masyarakat.
- Pekerja harian dan komuter
- Pelajar dan mahasiswa
- Pelaku UMKM dan pedagang
- Wisatawan dan keluarga
"KA Cikuray menghubungkan banyak cerita dalam satu perjalanan. Ada pelajar yang berangkat menuntut ilmu ke kota besar, pekerja yang menuju aktivitasnya, wisatawan, hingga masyarakat yang bertemu keluarga," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Dampak ekonomi dan konektivitas
Menurut pihak operator, konektivitas yang meningkat mempermudah akses pasar bagi daerah penghasil komoditas. Hal ini membuka peluang bagi petani dan pedagang mendapatkan pasar lebih luas serta menyediakan produk segar bagi konsumen di kota tujuan.
"Ketika hasil bumi dari daerah dapat menjangkau lebih banyak wilayah, manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat," kata Anne. "Kereta api selalu tumbuh bersama kebutuhan masyarakat," tambah Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.
Lonjakan penumpang pada KA Cikuray mencerminkan permintaan tinggi terhadap layanan kereta ekonomi subsidi. Ke depan, pemantauan data dan peningkatan frekuensi atau fasilitas dapat menjadi langkah untuk menjaga kualitas layanan dan memperluas manfaat ekonomi bagi daerah penghasil.
Berita Terkait
Penumpang Whoosh Naik 15% saat Long Weekend Akhir Mei
Volume penumpang Whoosh naik ~15% saat long weekend 30 Mei 2026; tiket terjual ~12 ribu dan diproyeksi menca...
Ketidakpastian Kebijakan Ekspor Tekan IHSG, Fokus ke Sektor Tambang
IHSG tertekan pekan ini karena ketidakpastian kebijakan ekspor; investor fokus pada sektor pertambangan dan...
Belanja Pemerintah Rp1.100T Dorong UMKM Naik Kelas
Belanja barang dan jasa pemerintah Rp1.100 triliun per tahun memberi peluang besar bagi UMKM naik kelas lewa...
MASKEEI: Konservasi Energi Kunci Masa Depan Energi Indonesia
MASKEEI mendesak penguatan konservasi dan efisiensi energi, bukan hanya pembangunan pembangkit baru, untuk k...
HR CPO Juni 2026 Turun Jadi USD1.029,51 per MT
HR CPO Juni 2026 turun menjadi USD1.029,51/MT; BK USD148/MT dan PE 12,5% berlaku 1–30 Juni 2026.
Emas Antam Naik, Harga Hampir Tembus Rp2,8 Juta
Emas Antam menguat pada 30 Mei 2026 menjadi Rp2.799.000 per gram, naik Rp25.000; daftar harga resmi tersedia...