Kombes Jerrold Pimpin Penurunan Bendera di Istana Merdeka
Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengaku haru, syukur, dan bangga setelah berhasil memimpin upacara penurunan bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka pada Kamis, 21 Agustus 2026. Penunjukan itu merupakan amanah yang datang setelah serangkaian seleksi ketat sejak Mei, dan dianggap sebagai bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijalankan hingga tuntas.
Proses seleksi ketat
Perjalanan Jerrold untuk menjadi komandan upacara diawali dengan surat perintah dari Mabes Polri yang membuka pendaftaran bagi perwira menengah berpangkat Kombes dari angkatan 2003 hingga 2005. Setelah mendapat restu Kapolda Kaltim, ia mengikuti serangkaian tes di Jakarta.
- Pemeriksaan kesehatan
- Tes psikologi
- Uji tata upacara bendera
Seleksi berlanjut di tingkat pusat oleh Garnisun Tetap 1 Jakarta bersama perwakilan dari tiga matra TNI. Pada akhir Juli, terpilihlah wakil Kepolisian yang akan bertugas sebagai komandan upacara.
Tantangan latihan dan tugas dinas
Selama masa pemusatan latihan dan karantina, Jerrold harus membagi waktu antara persiapan upacara dan tugasnya sebagai Kapolresta Balikpapan. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu, koordinasi dengan Wakapolresta, serta dukungan penuh dari Kapolda untuk menjaga kondusifitas wilayah.
"Tantangannya ini yaitu kami masih dalam kondisi di sela-sela tugas, apalagi saya sebagai seorang Kapolresta," kata Jerrold.
Ia juga menyebutkan bahwa menjaga kondisi suara menjadi faktor penting. Latihan intensif di sela tugas operasional menjadi ujian profesi dan disiplin bagi dirinya dan tim.
Hari-H di Istana: fokus dan kontrol emosi
Suasana di Istana Merdeka pada hari H memiliki tekanan berbeda dibanding gladi bersih. Ribuan penonton dan tamu undangan menuntut tingkat fokus dan percaya diri yang lebih tinggi.
"Bukan gugup dan bukan panik, tapi lebih ke waspada. Waspada itu perasaan untuk mengontrol kita supaya tidak terlalu percaya diri berlebihan yang malah bisa membuat trouble atau salah," ujar Jerrold.
Untuk mengatasi potensi kesalahan, ia memilih memusatkan pandangan pada tangga mimbar Presiden dan tiang bendera, serta menjaga ritme dan etika upacara agar berjalan lancar dan khidmat.
Dukungan keluarga dan apresiasi Presiden
Jerrold mendapat dukungan moral dari keluarga yang hadir, terutama istri dan anak-anak. Kehadiran mereka menjadi sumber motivasi selama prosesi berlangsung.
"Kehadiran keluarga ini adalah sumber support system yang sangat luar biasa. Istri dan anak-anak sangat senang," katanya.
Usai upacara, Jerrold menerima apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia yang menyatakan kebanggaan atas pelaksanaan yang tertib dan khidmat. Bagi Jerrold, penghargaan itu menegaskan rasa patuh dan loyal sebagai prajurit dalam melaksanakan tugas negara.
Peristiwa ini tidak hanya menonjolkan keterampilan prosesi, tetapi juga kapasitas manajerial dan profesionalisme aparat kepolisian dalam menjaga tradisi kenegaraan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Fadli Zon: Kemajemukan Budaya Kekuatan Persatuan Indonesia
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan kemajemukan budaya jadi kekuatan persatuan saat Jamuan Madani Malind...
Sekolah Unggul Garuda Terima 307 Siswa dari 3.935 Pendaftar
Sekolah Unggul Garuda menerima 307 siswa TA 2026/2027 dari 3.935 pendaftar; seleksi ketat dan fokus pada pem...
UMN Dampingi Petani Terapkan IoT dan Energi Surya di Bojong Renged
UMN mendampingi petani dan pembudidaya di Bojong Renged memakai IoT, akuaponik, dan energi surya untuk tingk...
Menko Polkam Ajak Perwira SeskoAD Jadi Pemimpin TNI yang Adil
Menko Polkam Djamari Chaniago minta Perwira SeskoAD siap jadi pemimpin TNI adil, berintegritas, dan melek an...
Digitalisasi Perlinsos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp200 Triliun
Bakom: digitalisasi Perlinsos lewat DPI dapat menghemat anggaran negara hingga Rp127–Rp200 triliun dan menin...
Wamen Atip Rasakan Gempa Susulan Saat Keterangan Pers
Wamen Atip merasakan gempa susulan saat memberi keterangan pers virtual terkait gempa M7,7 di NTT, didamping...