Hari Kelima SAR: Jeriken Ditemukan di Selat Sunda, Delapan Orang Masih Hilang
Tim SAR gabungan menemukan satu jeriken minyak berwarna biru pada hari kelima operasi pencarian, Sabtu 12 September 2026, di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Temuan terjadi sekitar pukul 10.05 WIB oleh unsur KN SAR Tetuka 247 di Sektor X, namun belum bisa dipastikan terkait dengan speedboat yang membawa delapan orang.
Temuan jeriken dan tindak lanjut SAR
Penemuan jeriken itu dilaporkan oleh Basarnas pada Sabtu malam. KN SAR Tetuka segera memantau barang tersebut menggunakan drone untuk mengecek kemungkinan keterkaitan dengan kecelakaan.
"Namun, hingga hasil operasi hari kelima dilaporkan, belum dapat dipastikan bahwa jeriken tersebut berkaitan dengan speedboat atau delapan orang yang masih dalam pencarian,"
Pencarian di Sektor X mencakup area seluas 380 NM . Kondisi gelombang di wilayah pencarian dilaporkan berkisar 0-1 meter.
Korban dan kronologi hilang kontak
Kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin 7 September sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan bertujuan meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Delapan orang yang masih dicari terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak atau pendamping. Nama-nama yang terdata adalah:
- M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA)
- Ari Basuki (Merdeka.com)
- Yudhistiro (iNews)
- Firdaus (Anadolu)
- Donal (jurnalis lepas)
- Warta (kapten kapal)
- Surakman (anak buah kapal)
- Heriyanto (pemandu)
Berdasarkan catatan komunikasi, salah satu korban sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekan di Lampung pada pukul 14.42 WIB. Komunikasi terakhir diterima pada pukul 15.04 WIB. Lokasi terakhir yang diduga menjadi titik hilang kontak tercatat pada koordinat 6 14'40.52"S, 105 40'49.48"E.
Unsur dan metode pencarian
Operasi dimulai sejak laporan hilang kontak diterima dan melibatkan berbagai unsur. Basarnas memimpin dengan KN SAR Tetuka. TNI AL, Polri, relawan, dan nelayan turut dikerahkan.
Alat dan kapal yang diterjunkan antara lain:
- Dari Basarnas: KN SAR Tetuka
- Dari TNI AL: KRI Loser, KRI Kerambit, KRI Lepu, KAL Anyer, KAL Pahawang
- Dari Polri: KP Sanjaya (Polairud)
- Tiga unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Kantor SAR Banten dan Kantor SAR Lampung
- RBB Peucang yang berangkat dari Dermaga Paku Anyer
Potensi SAR lokal, termasuk relawan dan nelayan, juga dikerahkan untuk menyisir sektor-sektor pencarian secara bergantian.
Status operasi dan langkah selanjutnya
Hingga hari kelima operasi, delapan orang tersebut belum ditemukan. Tim SAR gabungan akan terus memverifikasi setiap benda yang ditemukan di laut dan meneruskan pemantauan menggunakan alat seperti drone.
Upaya pencarian diperkirakan berlanjut seiring evaluasi kondisi cuaca dan koordinasi antarinstansi. Semua pihak menargetkan bukti atau jejak yang dapat mempersempit area pencarian.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...