Jembatan Sementara di Lawe Penanggalan Rusak, Pengguna Jalan Khawatir
KUTACANE — Jembatan sementara pasca banjir di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, kini kondisinya mengkhawatirkan. Lantai jembatan yang terbuat dari kayu dan plat baja mulai keropos dan terlepas, Senin (8/6). Lokasi jembatan berada di jalur Jalan Nasional lintas Kutacane–Gayo Lues, sehingga dikhawatirkan membahayakan pengguna kendaraan.
Kondisi fisik jembatan
Jembatan sementara berukuran sekitar 3 meter lebar dan 25 meter panjang itu terlihat hampir seluruh bahan lantainya sudah terlepas dari struktur utama. Plat baja dan papan kayu pengaman lantai tidak lagi menempel kuat pada gelegar penyangga. Kondisi itu membuat permukaan menjadi licin saat dilintasi kendaraan.
Keluhan dan kekhawatiran warga
Warga setempat meminta perbaikan segera agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Seorang pengguna jalan, Abidin, mengingatkan agar pengendara berhati-hati saat melintas.
"Mulai keropos, lantai yang terbuat dari bahan kayu dan plat baja itu saat ini mulai terlepas dari struktur utamanya, sehingga mesti berhati-hati saat melintas,"
Ia menambahkan bahwa lantai yang lepas dapat menjadi penyebab kecelakaan bagi pengendara roda dua maupun kendaraan lain. Warga berharap perbaikan cepat dilakukan sementara jembatan utama masih dalam tahap pembangunan.
Risiko operasional dan kebutuhan perbaikan
Karena kondisi lantai yang longgar dan licin, lalu lintas di titik ini berpotensi mengalami gangguan keselamatan. Perbaikan dianggap mendesak untuk menjaga kelancaran akses nasional antara Kutacane dan Gayo Lues. Penanganan sementara perlu fokus pada pemasangan kembali plat baja dan penguatan papan kayu agar permukaan tidak mudah terlepas.
Upaya konfirmasi ke pihak berwenang
Upaya konfirmasi ke pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait kondisi jembatan belum berhasil. Begitu pula komunikasi dengan Dinas PUPR Aceh melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 3.5, Jaya Yuliadi ST, tidak berhasil karena nomor WhatsApp yang dihubungi tidak aktif.
Kesimpulan: Kondisi lantai jembatan sementara di Lawe Penanggalan sudah membahayakan dan membutuhkan perbaikan darurat. Dengan jembatan utama yang masih dibangun, perbaikan titik ini penting untuk mencegah kecelakaan dan menjaga kelancaran jalur nasional.
Berita Terkait
Polsek Siantar Martoba Selesaikan Perkelahian Remaja
Polsek Siantar Martoba meredam perkelahian remaja di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih, 7 Juni, lewat mediasi dan...
Pasutri di Deliserdang Tewas Diduga Ditabrak Angkot
Pasutri di Tanjung Morawa tewas diduga ditabrak angkot saat berkendara motor, Senin 8 Juni; meninggalkan dua...
Jaksa Tuntut M. Eslo Simanjuntak 3 Tahun Penjara Kasus Penyewaan Lahan PTPN IV
Jaksa tuntut M. Eslo Simanjuntak 3 tahun penjara dan wajib bayar Rp1 miliar atas kasus penguasaan lahan PTPN...
Perbaikan 58 Huntara di Aceh Utara Ditarget Selesai 7 Hari
Satgas rehabilitasi tinjau 58 Huntara rusak di Aceh Utara; perbaikan ditarget rampung dalam 7 hari serta dis...
Disdikbud Medan Gelar Pembinaan Sekolah Ramah Anak SMP 2026
Disdikbud Medan menggelar Pembinaan Sekolah Ramah Anak SMP 2026 selama dua hari diikuti 175 guru BK untuk me...
O2SN SD Medan 2026: 276 Siswa Bertanding, Juara Lanjut Seleksi Provinsi
Disdikbud Kota Medan menggelar O2SN SD 3–4 Juni 2026; 276 siswa bertanding di beberapa venue, juara lanjut s...