Bobby Dukung Jamda XI Pramuka Sumut di Sibolangit, 5.575 Peserta
Medan, 24 Juni 2026 — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut yang digelar 8-12 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit. Kegiatan itu ditargetkan melibatkan sekitar 5.575 peserta dan pengunjung dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Dukungan gubernur dan tujuan acara
Bobby, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumut, menerima jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumut di Rumah Dinas Gubernur. Ia menilai Jamda harus selaras dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar kepramukaan.
"Pramuka harus tetap relevan dengan perkembangan zaman. Nilai-nilai dasar kepramukaan tetap dijaga, tetapi dikemas dengan pendekatan yang sesuai dengan generasi saat ini,"
Bobby menekankan tantangan utama saat ini adalah mengembalikan minat generasi muda terhadap kegiatan kepramukaan. Ia menyebut keterampilan praktis yang diajarkan Pramuka penting bagi pendidikan dan dunia kerja.
Konsep acara: enam zona pembelajaran
Ketua Kwarda Sumut Dikky Anugerah Panjaitan menjelaskan Jamda XI dirancang modern dengan enam zona pembelajaran. Konsep ini ditujukan untuk menguatkan keterampilan dan karakter peserta usia 11-15 tahun.
- Zona Integritas
- Zona Teknologi
- Zona Outdoor Activity
- Zona Keterampilan
- Zona Permainan
- Zona Penanggulangan Bencana
"Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa Pramuka masih menjadi wadah penting dalam pembentukan karakter generasi muda," kata Dikky.
Materi difokuskan pada penguatan karakter, ketahanan pangan, keterampilan hidup, dan pemanfaatan teknologi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Partisipasi lintas lembaga dan keamanan
Kwarda Sumut melibatkan berbagai instansi, termasuk lembaga yang bergerak di pencegahan penyalahgunaan narkoba. Metode edukasi yang dipilih berbasis praktik langsung agar mudah dipahami dan diterapkan.
Bobby juga memuji model penyelenggaraan yang tidak membebani peserta dengan pungutan tambahan. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan, kenyamanan, dan kesiapan fasilitas agar seluruh rangkaian jambore berjalan optimal.
Dampak lokal dan harapan ke depan
Selain aspek pembinaan, Jamda XI diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi masyarakat di kawasan Sibolangit melalui kunjungan peserta dan pengunjung. Panitia berharap kegiatan ini meningkatkan keterampilan, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Jamda XI ditujukan untuk Pramuka Penggalang usia 11–15 tahun dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Penyelenggaraan diharapkan menjadi momentum pembentukan generasi yang kreatif, mandiri, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Putra Putri Bonapasogit 2026: Pemenang dan Harapan Bupati Taput
Putra Putri Bonapasogit 2026 di Tarutung menghasilkan enam pemenang; pemerintah berharap mereka menjadi duta...
Samosir Dapat Irigasi 15 km dan 20 Jembatan lewat Sinergi TNI
Samosir mulai bangun irigasi perpipaan 15 km dan rehabilitasi 20 jembatan lewat sinergi Pemkab, TNI, dan Kem...
Rico Waas Minta Al Jam'iyatul Washliyah Medan Perkuat Peran
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong Al Jam'iyatul Washliyah Medan 2026–2031 memperkuat peran dalam agama, pe...
Tabligh Akbar IPHI Sumut Santuni 200 Anak Yatim Pasca Muktamar
PW IPHI Sumut menggelar Tabligh Akbar di Deli Serdang, diikuti ~1.000 jamaah dan santuni 200 anak yatim seba...
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...