Ratusan Warga Desak Pengaspalan Jalan Bandar Pulau
KISARAN — Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bandar Pulau (AMBP) menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (6/7). Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pengaspalan total ruas jalan penghubung empat desa karena kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.
Tuntutan warga
Aksi ini digelar untuk menyampaikan sejumlah tuntutan konkret kepada Pemkab Asahan. Koordinator Aksi AMBP, Putra Manurung, menyoroti pentingnya perbaikan jalan demi keselamatan dan peningkatan ekonomi warga.
Rincian tuntutan yang disampaikan antara lain:
- Pengaspalan total pada ruas jalan penghubung empat desa;
- Alokasi APBD minimal untuk satu kilometer per tahun;
- Permintaan agar Dinas PUPR segera melakukan survei lapangan agar proyek masuk skala prioritas.
Desa yang menjadi fokus aspirasi warga adalah:
- Padang Pulo
- Gajah Sakti
- Buntu Maraja
- Gunung Berkat
Perbaikan jalan sangat dibutuhkan demi keselamatan masyarakat, meningkatkan perekonomian warga, serta mengakhiri ketertinggalan pembangunan yang telah dirasakan selama puluhan tahun.
- Putra Manurung, Koordinator Aksi
Respons pemerintah
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, didampingi Wakil Bupati dan Camat Bandar Pulau, menemui massa dan memberikan respon langsung di lokasi aksi. Ia menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang tertib dan kondusif.
Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur jalan empat desa tersebut memang menjadi perhatian pemerintah. Namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan prioritas pembangunan lainnya.
Terima kasih atas kritik dan masukan yang membangun dari masyarakat Kecamatan Bandar Pulau. Aspirasi ini akan kami dengarkan dan, Insya Allah, akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
- Taufik Zainal Abidin, Bupati Asahan
Dampak dan tindak lanjut
Aksi ini menekankan dampak luas akibat jalan rusak, mulai dari risiko keselamatan hingga hambatan ekonomi. Warga berharap langkah cepat seperti survei teknis dan penetapan skala prioritas bisa mempercepat realisasi proyek.
Pemerintah daerah menyatakan akan mempertimbangkan aspirasi tersebut dalam penyusunan anggaran dan program kerja selanjutnya. Warga juga diimbau untuk terus mendukung program pemerintah demi terwujudnya pembangunan yang merata.
Dengan pertemuan langsung antara AMBP dan pemerintah daerah, proses koordinasi untuk langkah teknis selanjutnya—termasuk survei PUPR dan pembahasan alokasi APBD—diperkirakan akan segera dimulai.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Aceh Borong 9 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026
Aceh memenangkan sembilan penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026 termasuk Juara Utama Inklusi Keuangan...
Bupati Batubara Tekankan Disiplin Pengelolaan Anggaran
Bupati Batubara minta aparatur taat aturan anggaran, lapor berkala, dan manfaatkan tantangan fiskal untuk in...
31 Pelajar Aceh Utara Lolos OSNK 2026, Melaju ke OSN-P Aceh
Sebanyak 31 murid Aceh Utara lulus OSNK 2026 dan berhak berlaga di OSN-P Aceh yang digelar 27–29 Juli 2026.
Medan buka pelatihan inklusif: 100 peserta siap kerja, 20 barista disabilitas
Pemko Medan membuka pelatihan inklusif 6 Juli 2026: 100 peserta dilatih, termasuk 20 barista penyandang disa...
42 Mahasiswa Internasional Daftar di IAIN Langsa 2026
IAIN Langsa mencatat 42 pendaftar mahasiswa internasional hingga 6 Juli 2026; pendaftaran dibuka sampai 24 J...
Langsa Tuan Rumah HLM TPID dan TP2DD Aceh 2026
Kota Langsa menjadi tuan rumah HLM TPID dan TP2DD Aceh 2026 untuk memperkuat pengendalian inflasi dan percep...