Kejari Asahan Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Sekolah
KISARAN — Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan resmi meluncurkan program Jaksa Sahabat Pendidik pada Selasa, 13 Oktober, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Peluncuran dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Kajari Mochamad Judhy Ismono, jajaran Dinas Pendidikan, OPD Setdakab, kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Asahan, serta perwakilan PGRI dan tamu undangan lainnya.
Peluncuran dan hadirin
Acara mengusung tema “Sebuah Kolaborasi Mengawal Pendidikan, Mencegah Penyimpangan”. Selain pejabat daerah dan kejaksaan, hadir pula koordinator wilayah bidang pendidikan dan unsur sekolah yang menjadi sasaran program. Kajari dan Pemkab Asahan menyebut acara ini sebagai wujud sinergi untuk memperkuat tata kelola pendidikan.
Tujuan dan ruang lingkup
Kajari Mochamad Judhy Ismono menjelaskan program ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Gubernur Sumatera Utara. Menurutnya, tujuan utama adalah pencegahan dan penguatan integritas di sektor pendidikan.
Program akan fokus pada beberapa aspek penting:
- Pengelolaan anggaran pendidikan
- Pengadaan barang dan jasa
- Pembangunan serta rehabilitasi sarana-prasarana sekolah
- Pengelolaan aset sekolah
Semua kegiatan tersebut dimaksudkan agar berjalan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Pesan Kajari dan bentuk pendampingan
“Pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pembangunan serta rehabilitasi sarana prasarana sekolah, hingga pengelolaan aset harus berjalan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta sesuai peraturan perundang-undangan.”
Judhy menekankan program bersifat preventif, edukatif, dan penguatan integritas, bukan sekadar penindakan. Ia menegaskan bentuk layanan dan pendampingan hukum tetap sesuai tugas dan kewenangan kejaksaan.
“Program ini bukan untuk memberikan kekebalan hukum, melainkan membangun budaya taat hukum, mencegah penyimpangan sejak dini, serta mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih dan akuntabel.”
Respon Pemkab dan arahan kepada sekolah
Bupati Taufik Zainal Abidin menyambut program ini dan meminta agar guru serta kepala sekolah tidak merasa takut, melainkan memandangnya sebagai wadah pendampingan. Ia mengingatkan pengelolaan anggaran harus cermat karena berdampak pada kualitas pendidikan.
“Program ini bukan untuk menimbulkan kekhawatiran bagi tenaga pendidik, melainkan memberikan pendampingan dan pemahaman hukum, khususnya dalam pengelolaan anggaran pendidikan agar tidak terjadi penyimpangan.”
Taufik mendorong kepala sekolah dan guru memanfaatkan fasilitas konsultasi hukum dari kejaksaan untuk memperbaiki potensi kekeliruan sejak awal. Langkah ini dianggap krusial untuk melindungi masa depan generasi muda.
Dengan peluncuran ini, Pemkab Asahan dan Kejari Asahan berharap tercipta ekosistem pendidikan yang lebih aman, berintegritas, dan berkualitas, sebagai bagian dari upaya bersama menyongsong peningkatan mutu pendidikan jangka panjang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
PHPO KIM Salurkan Beasiswa Permata Cerdas ke 6 Siswa SMKN 1 Lubukpakam
PT PHPO KIM menyalurkan beasiswa Permata Cerdas periode II 2026 kepada 6 siswa SMKN 1 Lubukpakam sebagai duk...
Polrestabes Medan Tangkap Kurir Bawa 24 kg Sabu di Langkat
Polrestabes Medan menangkap kurir berinisial AM dengan 24 kg sabu di perbatasan Sumut-Aceh; barang akan diki...
Ahli waris tuntut kepastian atas 3 laporan polisi di Medan
Ahli waris di Medan menagih penanganan tiga laporan polisi terkait dugaan pemalsuan, penggelapan, dan pengru...
Kejari Samosir Disorot: Fitri Ditahan, Jonni Belum Ditahan
Kuasa hukum Fitri kritisi perbedaan penanganan: Fitri ditahan, Jonni disebut tersangka namun belum ditahan....
Kabut Asap, Kualitas Udara Medan: ISPU 136 di Pinang Baris
Pemko Medan pantau kualitas udara 14 Okt 2026: Pinang Baris ISPU 136 (Tidak Sehat), AH Nasution ISPU 83 (Sed...
Taput Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas V MPK Indonesia, Pemprov Dukung
Pemkab Taput dan Pemprov Sumut berkoordinasi siapkan Rakernas V MPK Indonesia di Tarutung, 15–18 Oktober 202...