Kemenkes: Mulai Jaga Kesehatan Sejak Usia 45 Tahun
Kementerian Kesehatan meminta masyarakat mulai menjaga kesehatan sejak usia 45 tahun untuk memastikan kualitas hidup tetap sehat, aktif, dan produktif saat memasuki usia lanjut. Imbauan itu disampaikan oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Imran Pambudi, usai menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia 2026 di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.
Pesan utama Kemenkes
Imran menegaskan pencegahan penyakit harus jadi prioritas karena dinilai lebih efektif dan lebih murah dibanding pengobatan. Ia mendorong masyarakat melakukan langkah preventif sejak memasuki usia 40-45 tahun agar risiko penyakit menurun dan biaya pelayanan kesehatan dapat ditekan.
"Preventif itu lebih penting dibandingkan kuratif. Kita perlu menjaga kesehatan sebelum sakit dan itu lebih murah,"
Temuan dan ancaman hipertensi
Imran menyebut hasil program CKG menunjukkan hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan. Ia mengingatkan hipertensi sering tidak disadari karena kenaikan tekanan darah berlangsung perlahan tanpa gejala jelas.
"Hipertensi sering tidak disadari karena tekanan darah meningkat perlahan tanpa gejala yang jelas. Karena itu, pemeriksaan kesehatan rutin penting untuk deteksi dini dan mencegah komplikasi yang lebih berat,"
Langkah pencegahan yang disarankan
Untuk mencegah penyakit seperti hipertensi, Imran menyarankan beberapa kebiasaan sederhana namun konsisten. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan perubahan gaya hidup sejak usia paruh baya.
- Rutin berolahraga minimal 30 menit per hari, setidaknya lima kali seminggu.
- Menjaga pola makan sehat untuk mengendalikan faktor risiko penyakit kardiovaskular.
- Melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala untuk deteksi dini.
Kesehatan mental dan kualitas hidup lansia
Selain fisik, Imran juga menyoroti peran kesehatan mental. Ia mengatakan lansia yang bahagia cenderung memiliki kondisi fisik yang lebih baik dan risiko penyakit lebih rendah.
"Lansia itu harus bahagia. Kalau tidak bahagia, orang akan lebih gampang sakit dan risiko berbagai penyakit juga meningkat,"
Penutup: implikasi kebijakan dan masyarakat
Pesan Kemenkes menegaskan bahwa intervensi pencegahan sejak usia 40-45 tahun penting untuk mengurangi beban penyakit di masa lanjut usia. Dengan langkah preventif—pemeriksaan rutin, olahraga, dan pola makan sehat—masyarakat dapat meningkatkan harapan hidup sehat sekaligus menekan beban biaya pelayanan kesehatan.
Berita Terkait
Bekasi: 511.576 Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis (CKG)
Dinas Kesehatan Bekasi mencatat 511.576 warga telah melakukan Cek Kesehatan Gratis hingga April 2026, sekita...
BPOM Perketat Pengawasan Obat untuk Cegah Penyalahgunaan Remaja
BPOM memperketat pengawasan obat tertentu setelah hampir 70% kasus penyalahgunaan terjadi pada remaja seusia...
Komisi IX DPR Tekankan Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan untuk Cegah Penyakit Kronis
Komisi IX DPR menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini dan pencegahan penyakit kronis.
Menkes: Sektor Kesehatan Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Menkes Budi: sektor kesehatan berpotensi jadi motor pertumbuhan ekonomi dan penyerapan pekerjaan, dukung tar...
BPOM Cegah Kelangkaan Obat Esensial di Tengah Kenaikan Biaya
BPOM berupaya mencegah kelangkaan obat esensial akibat kenaikan biaya produksi dengan dukungan ke industri d...
BPJS: Aturan Kontrol Baru Tak Berlaku untuk Pasien Darurat
BPJS Kesehatan tegaskan: aturan kontrol rutin mulai 1 Juni 2026 tidak menghalangi pelayanan darurat; pasien...