Kesehatan

Kemenkes Perkuat Layanan Ramah Lansia, 87% Puskesmas Telah Transformasi

Bagikan:
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono berbicara pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Jakarta

Kementerian Kesehatan memperkuat layanan kesehatan dan ekosistem pendukung untuk lanjut usia. Langkah ini bertujuan mewujudkan lansia sehat dan mandiri melalui peningkatan layanan, pemberdayaan, dan dukungan keluarga.

Capaian layanan ramah lansia

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan transformasi layanan berlangsung di berbagai daerah. Menurutnya, sebagian besar puskesmas kini sudah berorientasi pada kebutuhan lansia.

Sekitar 87 persen puskesmas dikategorikan sebagai puskesmas santun lansia, dan penguatan layanan geriatri juga dilanjutkan di rumah sakit. Pernyataan itu disampaikan Dante pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Kesehatan 2026 di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.

Program pemberdayaan lansia

Selain layanan medis, Kemenkes mengembangkan program pemberdayaan yang meliputi sejumlah aspek kehidupan lansia. Tujuannya agar lansia tetap produktif dan memiliki kualitas hidup lebih baik.

  • Peningkatan kesehatan fisik dan mental
  • Literasi finansial bagi lansia
  • Pemanfaatan teknologi untuk akses layanan
  • Penguatan peran caregiver dan dukungan keluarga

Peran keluarga dan masyarakat

Dante menekankan bahwa perbaikan kesehatan lansia bukan sekadar urusan medis. Dukungan keluarga dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan lansia bisa hidup sejahtera dan bermartabat.

Kesehatan lansia bukan hanya urusan medis semata. Dukungan masyarakat diperlukan untuk mewujudkan lansia sehat dan sejahtera

Nilai sosial lansia

Dante juga menilai lansia memberi kontribusi besar bagi keluarga dan pembangunan sosial. Kehadiran lansia yang sehat dianggap sebagai aset penting bagi bangsa.

Lansia sehat berarti keluarga bahagia. Lansia bermartabat berarti bangsa yang beradab

Langkah ke depan

Kemenkes akan melanjutkan penguatan layanan geriatri terintegrasi dan memperluas program pemberdayaan. Fokusnya adalah meningkatkan akses, kapasitas caregiver, dan literasi lansia agar manfaat perubahan layanan dirasakan luas.

Sekitar 87 persen puskesmas telah bertransformasi menjadi puskesmas santun lansia. Layanan geriatri terpadu juga terus kami perkuat

Dengan kombinasi layanan medis, pemberdayaan, serta dukungan keluarga dan masyarakat, Kemenkes berharap target lansia sehat dan mandiri bisa lebih cepat tercapai.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait