Fadli Zon: Buku Sejarah Target Terbit Agustus 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa buku sejarah yang tengah digarap pemerintah kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Progres penyusunan dan substansi
Fadli mengatakan materi atau substansi buku tersebut sejatinya sudah selesai sejak beberapa waktu lalu. Setelah tahap penulisan, tim melakukan tinjauan ulang sebelum masuk ke proses desain akhir.
Menurut keterangan yang disampaikan pada Selasa, 16 Juni 2026, fokus saat ini bukan lagi pada isi, melainkan pada penyempurnaan tampilan agar buku layak diterbitkan kepada publik.
Perbaikan desain dan alasan
Fadli menjelaskan desain awal belum memenuhi standar yang diharapkan. Versi sebelumnya dinilai masih sebatas tata letak dan belum menjadi desain final yang menarik dan representatif.
Materi substansi sudah selesai cukup lama, kemudian ada review lagi, dan sekarang dalam desain. Karena kemarin desainnya itu belum menjadi desain yang cukup baik, baru sekadar layout
Untuk menyempurnakan tampilan, tim penyusun melibatkan jasa book designer profesional. Langkah ini diambil sebelum publikasi agar hasil akhir lebih rapi dan sesuai standar penerbitan.
Jadwal terbit dan tahap selanjutnya
Fadli menyebutkan harapan penyelesaian ada di bulan Agustus. Setelah desain diperbaiki, buku akan menjalani peninjauan akhir sebelum dipublikasikan ke masyarakat.
Mungkin rencananya dari rekan-rekan yang menjadi penanggung jawab. Dan nantinya akan kita harapkan selesai di bulan Agustus
Secara ringkas, proses yang tersisa meliputi finalisasi desain, pemeriksaan akhir, dan persiapan publikasi. Dengan demikian, target waktu yang disebutkan adalah penyelesaian menyeluruh dari sisi desain dan peninjauan akhir.
Implikasi dan penutup
Target rampung pada Agustus menandakan buku yang sempat menjadi perhatian publik akan segera tersedia setelah melalui proses penyempurnaan visual dan administrasi. Publik dapat menantikan penerbitan setelah tahap desain dan verifikasi selesai.
Berita Terkait
DPR Minta Kemenpora Susun Peta Jalan Olahraga Nasional
Komisi X DPR mendesak Kemenpora menyusun peta jalan olahraga nasional terukur untuk dasar program dan anggar...
Kemenag Apresiasi HLUN GKJ 2026, Perkuat Peran Lansia
Kemenag mengapresiasi HLUN GKJ 2026 di Jakarta Utara; ribuan lansia hadir dan disoroti peran strategis merek...
Investor AS Kuasai Pembelian Obligasi Global Danantara
Investor AS menjadi pembeli terbesar obligasi global Danantara; bookbuilding mencapai 4,6 miliar dolar AS da...
Pertamina: Rp18.040 di Struk Bukan Harga Jual Pertalite
Pertamina Patra Niaga jelaskan angka Rp18.040 di struk Pertalite bukan harga jual; subsidi dan kebijakan pem...
Pertamina Jelaskan Perbedaan Harga Pertamax dan Pertalite
Pertamina Patra Niaga menjelaskan angka pada struk Pertalite bukan harga jual, melainkan perkiraan keekonomi...
DPR Dukung Tambahan Anggaran LPSK Rp262 Miliar
Komisi XIII DPR mendukung usulan tambahan anggaran LPSK Rp262 miliar untuk memperkuat layanan perlindungan s...