UKWR ke-54: RRI Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menggelar Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) angkatan ke-54 pada 19-20 Agustus 2026 di Auditorium M. Kegiatan yang diselenggarakan Korwilnus XIII Jakarta bersama Pusat Pengembangan Kompetensi Penyiaran Radio (Pusbangkom) RRI ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kualitas kerja para jurnalis RRI.
Pelaksanaan dan peserta
Ujian dilaksanakan selama dua hari dengan total 71 peserta. Peserta mengikuti jenjang Muda, Madya, hingga Utama. Panitia menargetkan penilaian yang komprehensif untuk menentukan kebutuhan pelatihan lanjutan.
- Direktorat Program dan Produksi RRI
- RRI Padang
- RRI Bukittinggi
- RRI Banten
- RRI Jakarta
- Radio Megaswara Bogor
- Radio Elshinta
- Stasiun Siaran Luar Negeri
- Pusat Pemberitaan
Tujuan: profesionalisme, empati, dan know-how
Kepala Pusbangkom RRI, Ade Rosadi, menegaskan bahwa UKWR bukan sekadar syarat administratif. UKWR dirancang untuk memastikan wartawan RRI bekerja sesuai standar profesional dan etika jurnalistik.
Ade Rosadi menjelaskan bahwa UKWR merupakan upaya memastikan setiap wartawan RRI memiliki profesionalisme, empati dalam menjalankan tugas jurnalistik dan mempunyai know how.
Ade merinci tiga pijakan utama yang diuji: profesionalisme—mengutamakan kode etik, disiplin pada fakta, independensi, dan tanggung jawab publik; empati—kemampuan memahami narasumber dan konteks masalah; serta know-how—pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan teknis untuk menghasilkan karya yang akurat, berimbang, dan relevan.
Pada akhirnya kualitas RRI ditentukan bukan seberapa cepat menyampaikan berita, tapi seberapa besar publik percaya kepada pemberitaan RRI.
Dampak dan rencana tindak lanjut
Ade Rosadi menyatakan hasil UKWR akan menjadi bahan penting bagi Pusbangkom RRI untuk merancang program pengembangan kompetensi secara berkala. Evaluasi tidak hanya menghasilkan sertifikat, tetapi diharapkan tercermin dalam sikap dan karya jurnalistik di lapangan.
Kepala Stasiun RRI Jakarta, Mochamad Bugi Hidayat, menegaskan komitmen penyiaran yang berimbang dan akurat serta pentingnya dasar keilmuan yang kuat bagi jurnalis.
Sebagai tuan rumah, RRI Jakarta berharap penyelenggaraan berjalan lancar dan peserta mampu menerapkan kode etik serta standar profesionalisme yang diuji. Langkah ini dipandang penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap pemberitaan RRI ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...