Indonesia Buka Akses Investor Eurasia lewat INNOPROM 2026
Indonesia resmi menjadi Official Partner Country INNOPROM 2026, membuka akses lebih luas bagi investor dari kawasan Eurasia untuk masuk ke pasar dan kerja sama industri Indonesia. Langkah ini bertujuan mempromosikan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) sebagai peta jalan investasi, transfer teknologi, dan penguatan kapasitas manufaktur. Pemerintah menekankan arah industrialisasi yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan sebagai daya tarik utama.
Partisipasi dan tujuan
Keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 dimaksudkan untuk memperkuat posisi negara sebagai mitra industri jangka panjang bagi Eurasia. Delegasi membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap menawarkan peluang kemitraan dan investasi. Indonesia tampil bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai lokasi investasi dengan strategi industri terarah melalui SBIN.
Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas.
- Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian
Prioritas SBIN
SBIN dirancang sebagai respons atas digitalisasi, transisi energi, dan pergeseran rantai pasok global. Strategi ini juga menjadi peta jalan menuju visi Indonesia Emas 2045. Empat prioritas utama SBIN membuka peluang kerja sama luas di berbagai sektor.
- Penguatan manufaktur bernilai tambah berbasis sumber daya alam
- Implementasi Making Indonesia 4.0 untuk akselerasi digitalisasi industri
- Industrialiasi hijau dan transisi energi
- Pengembangan sumber daya manusia untuk keterampilan industri maju
Dampak dan peluang bagi investor Eurasia
Indonesia masuk INNOPROM 2026 sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara dengan nilai tambah manufaktur sebesar 265 miliar dolar AS. Partisipasi ini membuka peluang alih teknologi, investasi kawasan industri, dan pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis. Delegasi Indonesia menawarkan proyek konkret untuk menjaring investasi berkualitas dan kemitraan jangka panjang.
Tujuan keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia membangun ekosistem manufaktur terstruktur, transparan, dan terbuka internasional.
- Tri Supondy, Dirjen Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional, Kemenperin
Prospek ke depan
Dengan memperkenalkan SBIN di panggung internasional, Indonesia berharap mempercepat masuknya investasi berkualitas dan transfer teknologi. Pameran seperti INNOPROM 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi kemitraan industri jangka panjang yang mendukung transformasi manufaktur nasional. Penekanan pada nilai tambah, digitalisasi, dan keberlanjutan akan menjadi tolok ukur perkembangan kerja sama ke depan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...