Timnas Basket Indonesia Kalah 63-77 dari Malaysia
Timnas Basket Indonesia kalah 63-77 dari Malaysia pada pertandingan Grup C prakualifikasi Piala Asia FIBA 2029. Laga putaran pertama berlangsung di Arena Seremban, Malaysia, Senin, 31 Agustus 2026, dan membuat Indonesia menempati posisi ketiga klasemen Grup C dengan satu kemenangan dan dua kekalahan.
Jalannya pertandingan
Malaysia tampil agresif sejak kuarter pertama dan memimpin 21-11. Indonesia memperbaiki performa pada kuarter kedua dan menutup babak pertama dengan skor 31-37, usai memberikan perlawanan lebih ketat.
Namun setelah jeda, tuan rumah kembali menguasai pertandingan. Malaysia mencetak 20 poin pada kuarter ketiga, sementara Indonesia hanya menghasilkan 17. Memasuki kuarter akhir, Malaysia unggul 57-48 dan menambah 20 poin lagi untuk menutup laga dengan selisih 14 poin.
Statistik tembakan dan pemain kunci
Perbedaan terbesar terlihat pada efektivitas tembakan tiga angka. Indonesia hanya mencatat akurasi 16,7 persen, sedangkan Malaysia berhasil 36,8 persen. Secara keseluruhan, akurasi tembakan Indonesia 43 persen, sedikit di bawah Malaysia yang mencapai 44 persen.
| Tim | FG% | 2PT% | 3PT% | FT% |
|---|---|---|---|---|
| Indonesia | 43.0% | 45.1% | 16.7% | 55.6% |
| Malaysia | 44.0% | 60.0% | 36.8% | 66.7% |
Salah satu penjaga gawang serangan Indonesia, Anthony Beane, menjadi pencetak angka terbanyak tim dengan 23 poin. Ia juga menambahkan empat rebound dan dua steal. Namun upaya individu tersebut belum cukup menutup celah efektivitas tim dari jarak jauh.
Klasemen Grup C dan langkah selanjutnya
Dengan hasil ini, Indonesia berada di posisi ketiga klasemen akhir Grup C (1 menang, 2 kalah). Sebelumnya, Indonesia menang 80-54 atas Singapura dan kalah 60-71 dari Hong Kong.
Meski kalah, Indonesia tetap lolos ke putaran kedua karena tiga tim teratas dari masing-masing grup maju. Pada putaran kedua, tim asuhan David Reynard Singleton akan bergabung di Grup F.
- Hong Kong
- Mongolia
- Malaysia
- Thailand
- Fiji
- Indonesia
Indonesia harus memperbaiki akurasi tembakan jarak jauh dan lemparan bebas jika ingin bersaing di Grup F. Fokus perbaikan akan menentukan peluang tim melaju lebih jauh menuju Piala Asia FIBA 2029.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Juara BRI IPL Season 2: Butuh Persiapan Tambahan Jelang Asian Games
Juara BRI IPL Season 2 menilai perlu persiapan tambahan, termasuk WTT Filipina, untuk hadapi kompetisi kuat...
Almaira & Cindy Waspadai Kekuatan Tiongkok, Jepang, Korea di Asian Games
Almaira dan Cindy waspadai Tiongkok, Jepang, Korea, Korea Utara, dan Taiwan jelang Asian Games 2026; persiap...
Roma vs Lecce: Roma Bidik Kemenangan Kedua di Via del Mare
AS Roma melawat ke Lecce di Via del Mare, Senin 1 September 2026, keduanya mengincar kemenangan kedua pada a...
Pontianak Jadi Tuan Rumah Polytron Indonesia Masters 2026 (Super 100)
Pontianak jadi tuan rumah Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 (BWF Super 100) pada 1–6 Sept, hadiah US...
PATRIN Klarifikasi Isu Atlet Tunarungu dan Tegaskan Legitimasi
PATRIN menegaskan sebagai organisasi resmi yang diakui ICSD dan membantah soal atlet tunarungu harus menggal...
PBSI Tarik Pemain dari China Masters Jelang Asian Games 2026
PBSI menarik beberapa pemain dari China Masters 2026 agar persiapan Asian Games lebih optimal; seleksi akhir...