Almaira & Cindy Waspadai Kekuatan Tiongkok, Jepang, Korea di Asian Games
Almaira Nebuchadbezzar dan Cindy Marcella Putri dari tim Onic Sport menyatakan kewaspadaan menghadapi lawan berat menjelang Asian Games 2026 di Nagoya. Pernyataan itu disampaikan usai mereka menjuarai Divisi Elite Putri BRI Grand Final Indonesia Pingpong League (IPL) 2026 Season 2 di Trans Studio Mall pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kedua atlet menilai persaingan internasional akan jauh berbeda dibanding kompetisi domestik, sehingga persiapan intensif menjadi kunci.
Kekuatan lawan yang diwaspadai
Cindy menyebut beberapa negara Asia sebagai ancaman utama bagi kontingen Indonesia. Negara-negara tersebut memiliki tradisi dan pemain tenis meja yang berkelas dunia.
Lawan bagi kami yang berat itu Tiongkok, Jepang, Korea, Korea Utara, dan Taiwan,
Menurut Cindy, selain negara-negara tersebut masih ada pesaing kuat lain yang membuat prediksi hasil sulit dilakukan. Ia menekankan bahwa taruhan di Asian Games lebih tinggi dan persaingan lebih padat.
Kalau untuk prediksi kalau untuk Asian Games, kita masih banyak yang berat-berat lagi,
Persiapan dan uji coba sebelum Nagoya
Almaira menilai turnamen domestik seperti BRI Grand Final IPL berperan sebagai uji coba untuk mengukur kesiapan tim. Ia menyebut masih ada waktu untuk memperbaiki persiapan teknis dan mental sebelum bertanding di Asian Games.
Masih ada waktu juga untuk latihan sebelum kita Asian Games, masih ada try out juga ke Filipina ikut WTT,
Almaira menegaskan target tim adalah mencapai peak performance pada ajang Asian Games.
Tapi tetap kita peak performance-nya ya di Asian Games nanti,
Dampak kemenangan domestik
Onic Sport memastikan gelar juara Divisi Elite Putri setelah mengalahkan Sukun Kudus 3-2. Kemenangan itu membuat tim mengumpulkan enam poin sempurna dari tiga pertandingan. Namun juara domestik tidak membuat mereka lengah.
Manfaat dari kemenangan ini lebih pada peningkatan kepercayaan diri dan kesempatan mengevaluasi skema permainan menjelang pemusatan latihan. Kedua atlet akan mengikuti rangkaian try out dan latihan terpusat untuk menyesuaikan strategi menghadapi lawan luar negeri.
Menatap Asian Games
Bagi Almaira dan Cindy, tantangan melawan negara-negara kuat Asia bukan hanya soal teknik, melainkan juga pengalaman bertanding di level tinggi. Mereka berharap kombinasi pengalaman dari kompetisi domestik dan uji coba internasional dapat meningkatkan kesiapan saat membela Indonesia di Nagoya.
Persiapan akhir akan fokus pada aspek fisik, taktik, dan adaptasi terhadap gaya permainan beragam. Tim pelatih dijadwalkan menutup celah yang terlihat selama turnamen domestik sebelum keberangkatan menuju Asian Games 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
PBSI Tarik Pemain dari China Masters Jelang Asian Games 2026
PBSI menarik beberapa pemain dari China Masters 2026 agar persiapan Asian Games lebih optimal; seleksi akhir...
Ollie Watkins Resmi ke Al-Hilal, Tinggalkan Aston Villa
Ollie Watkins pindah ke Al-Hilal dengan transfer £51 juta dan kontrak tiga tahun setelah enam musim membela...
Lecce vs Roma: Di Francesco Waspadai Dybala dan Malen
Lecce menjamu Roma di Via del Mare, Senin 31 Agustus 2026; Di Francesco waspadai Paulo Dybala dan Donyell Ma...
HUT Polwan ke-78: Polwan Satbrimob Jambi Salurkan Air Bersih
Polwan Satbrimob Polda Jambi salurkan air bersih ke Panti Asuhan Al-Amin pada HUT Polwan ke-78, untuk bantu...
FFWS SEA 2026 Fall: Tiga Wakil Indonesia Masih Berjuang ke Grand Finals
Bigetron dan ONIC lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall; RRQ Kazu, MBR Omega, dan EVOS Divine harus berju...
Navone Singkirkan Djokovic di Putaran Pertama US Open 2026
Mariano Navone menyingkirkan Novak Djokovic di putaran pertama US Open 2026 lewat kemenangan lima set, usai...