IHSG Menguat 44,59 Poin di Tengah Aksi Penyampaian Pendapat
IHSG menguat 44,59 poin atau 0,70% pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis, 27 Agustus 2026, berada di level 6.450,27 dari penutupan sebelumnya di 6.405,68, meski terjadi aksi penyampaian pendapat di sejumlah titik Jakarta.
Pergerakan pasar dan data transaksi
Indeks sempat menyentuh level terendah 6.376,65 dan mencapai titik tertinggi 6.456,75 pada sesi I. Dari total saham yang diperdagangkan, 466 saham menguat, 145 saham melemah, dan 169 saham stagnan.
Volume perdagangan tercatat sebesar 18,22 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp6,3 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1,05 juta kali.
Analisis teknikal dan sentimen
Tim analis Phintraco Sekuritas menilai pergerakan hari ini sebagai bagian dari koreksi yang kembali menguji level psikologis. Mereka memprakirakan rentang perdagangan hari ini akan berada pada kisaran 6.350-6.450.
"Secara teknikal, koreksi membawa IHSG kembali menguji area support psikologis 6. Dengan demikian, IHSG diprakirakan akan bergerak pada kisaran 6.350-6.450 pada perdagangan hari ini,"
Phintraco juga mencermati pelemahan nilai tukar rupiah sebesar 0,15% menjadi Rp17.731 per dolar AS. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan kehati-hatian investor terhadap risiko domestik.
Selain itu, Phintraco mencatat langkah Bank Indonesia memperkuat pengawasan lalu lintas devisa dengan memanfaatkan teknologi untuk menghadapi kompleksitas transaksi lintas negara dan potensi praktik under-invoicing.
Aksi penyampaian pendapat dan audiensi di DPR
Di tengah aksi publik, pimpinan DPR menerima audiensi aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang dipimpin Supriyono alias Botok. Audiensi digelar di ruang Abdul Muis, Gedung Parlemen Senayan, Jakarta.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad serta Wakil Ketua DPR Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurizal.
"Iya, iya (diterima sama pimpinan DPR). Iya, semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan, ya,"
Sebelumnya, Botok dan aktivis lain sempat menyampaikan aspirasi dari balkon ruang rapat paripurna DPR.
"Saya katakan bahwa ini bukan lagi target. Tapi sudah dapat dipastikan Undang-Undang Perampasan Aset paling lambat akan kita sahkan di rapat paripurna di bulan Desember tahun 2026,"
Prospek ke depan
Meskipun sempat diperkirakan melemah, IHSG menutup sesi I dengan pergerakan positif. Perdagangan selanjutnya akan tetap dipengaruhi sentimen domestik, perkembangan nilai tukar rupiah, dan langkah kebijakan otoritas terkait pengawasan devisa.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...