Bandara Halim Kembali Operasi, Layani 14 Penerbangan dan 804 Penumpang
Bandara Halim Perdanakusuma kembali beroperasi pada Selasa, 8 September 2026, dan melayani 14 penerbangan dengan kapasitas total sampai 804 penumpang. Pembukaan ini menandai fase transisi setelah gangguan sebelumnya, namun beberapa rute masih mengalami pembatalan sehingga penumpang digabungkan ke penerbangan lain.
Pembukaan kembali dan target operasional
Pada hari pertama pembukaan kembali, manajemen menargetkan sebanyak 28 penerbangan berjalan sesuai schedule. Realisasinya baru mencapai separuh dari target karena ada pembatalan sejumlah penerbangan. Dari 14 penerbangan yang dijalankan, empat di antaranya merupakan kedatangan.
Rincian maskapai dan penumpang
Beberapa maskapai mulai menjadwalkan rute dari dan menuju Halim. Rincian penerbangan adalah sebagai berikut:
- Citilink: 4 penerbangan
- Batik Air: 2 penerbangan
- Flyjaya: 3 penerbangan
- Travira: 2 penerbangan
- Rimbun Air: 1 penerbangan
Secara keseluruhan, kapasitas angkut tercatat mencapai 804 penumpang untuk keberangkatan, sementara jumlah penumpang yang tiba pada hari itu tercatat sebanyak 222 orang.
Pembatalan, penggabungan penumpang, dan masa transisi
Beberapa penerbangan dibatalkan karena jumlah penumpang rendah. Manajemen lalu menggabungkan penumpang ke penerbangan berikutnya dengan tujuan yang sama agar layanan tetap efisien.
Karena penumpang sedikit, penerbangannya dibatalkan. Kami gabungkan dengan penerbangan selanjutnya dengan tujuan yang sama,
Manajemen menyatakan bandara masih berada dalam masa transisi sehingga butuh waktu untuk mengembalikan operasi ke kondisi normal.
Ini masih masa transisi tetapi kami berharap mudah-mudahan bencana ini cepat selesai. Harapannya kalau kondisi membaik, layanan penerbangan ke depan juga bisa semakin membaik.
Dampak dan prospek layanan penerbangan
Penggabungan penumpang dan pembatalan sementara berdampak pada kenyamanan penumpang dan jadwal maskapai. Meski begitu, pembukaan kembali menunjukkan usaha koordinasi antara bandara dan operator maskapai untuk mengembalikan layanan.
Bandara terus memantau perkembangan operasional dan akan menyesuaikan jadwal sesuai kondisi lapangan demi memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Hari Aksara Internasional: Dorong Literasi di Era Digital
Mendikdasmen Abdul Mu’ti ajak perluas makna literasi untuk hadapi era digital dan AI pada peringatan Hari Ak...
Hwang Jung Min Menang Sidang Stalking, Terdakwa Didenda 6 Juta Won
Pengadilan menyatakan terdakwa kasus stalking terhadap Hwang Jung Min bersalah; denda 6 juta won dan wajib j...
Penerbangan Dibuka, Penumpang Ramai di Terminal 3 Soekarno-Hatta
Penerbangan internasional di Terminal 3 Soekarno-Hatta kembali beroperasi 8 Sept 2026 setelah penutupan akib...
Puan Minta Perlindungan untuk Pekerja dan UMKM Terdampak Anak Krakatau
Puan Maharani minta pemerintah lindungi pekerja harian, UMKM, dan nelayan terdampak erupsi Anak Krakatau ser...
Bandara Halim Perdanakusuma Kembali Beroperasi Usai Erupsi
Bandara Halim Perdanakusuma kembali buka 8 Sept 2026 setelah ditutup akibat abu Gunung Anak Krakatau; operas...
Abu Vulkanik Ancaman Serius bagi Keselamatan Penerbangan
Bandara Soekarno-Hatta sempat tutup 8 Sep 2026 setelah erupsi Anak Krakatau; abu vulkanik berisiko merusak m...