Lokal

Guru Ngaji Diberangkatkan Umrah Usai Lawan Peredaran Narkoba di Deliserdang

Bagikan:
Guru ngaji Halimatus Sa'diyah bersama kedua anaknya di kantor DPRD Deliserdang

Halimatus Sa’diyah, guru ngaji dari Dusun II Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, diberangkatkan umrah oleh pimpinan DPRD Deliserdang pada Kamis (28/5/2026). Keputusan itu muncul setelah video aksinya memprotes transaksi narkoba yang terjadi dekat Rumah Tahfidz Qur’an Ar-Rahmah viral di media sosial. Halimatus datang ke gedung DPRD bersama dua anaknya sebagai bentuk penghormatan atas keberaniannya melindungi anak-anak agar tak terpapar narkoba.

Awal konflik dan aksi keberanian

Halimatus selama ini mengajar mengaji di rumah tahfidz yang dibangunnya dengan keterbatasan. Namun ketenangan belajar anak-anak kerap terganggu karena transaksi narkoba berlangsung terang-terangan di sekitar lokasi. Ia kemudian melawan dan memprotes para pelaku saat melihat aktivitas itu berlangsung di depan anak-anak yang sedang mengaji.

Reaksi kerasnya terekam dan menyebar luas. Aparat Satresnarkoba Polresta Deliserdang lantas menahan dua pemuda terkait kasus tersebut. Di balik tindakan berani itu, Halimatus mengaku sempat takut, tetapi ia menilai membiarkan anak-anak hidup dekat narkoba jauh lebih mengerikan.

Penghargaan dari DPRD dan rencana umrah

Pimpinan DPRD Deliserdang—termasuk Ketua Zakky Shahri dan Wakil Ketua Hamdani Syahputra—memanggil Halimatus ke kantor sebagai bentuk penghormatan. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan apresiasi dan memutuskan memberangkatkan Halimatus menunaikan umrah.

“Dari ketulusan itu, Allah SWT menunjukkan kuasa-Nya. Atas doa anak-anak generasi penerus bangsa yang ibu Halimatus Sa’diyah ajarkan Al Qur’an, serta keberanian ibu melawan peredaran narkoba, kami bersepakat memberangkatkan ibu umrah,”

Ucapan itu membuat Halimatus terharu hingga bersujud syukur di ruang pertemuan. DPRD juga setuju menanggung keberangkatan seorang pendamping yang selama ini mendukung Halimatus, bernama Akfifah.

“Ya sudah, nanti ibu Akfifah juga ikut berangkat,”

Perlindungan dan tindak lanjut keamanan

Pimpinan DPRD menegaskan bantuan tidak berhenti pada pemberian umrah. Mereka mengambil langkah agar Halimatus dan rumah tahfidz mendapat perlindungan lebih ketat. Koordinasi dilakukan dengan struktur Pemuda Pancasila dan Polresta Deliserdang untuk pengamanan dan patroli rutin di sekitar lokasi.

  • Instruksi pengamanan ke kader setempat untuk menjaga area rumah tahfidz.
  • Koordinasi patroli dan razia berkala bersama Polresta Deliserdang.
  • Pemantauan oleh anggota DPRD setempat untuk memastikan keamanan kawasan.

“Kita tekankan kepada kader-kader untuk terus menjaga areal rumah ibu Halimah supaya tidak diganggu bandar-bandar narkoba atau antek-anteknya,”

Makna bagi Halimatus dan masyarakat

Bagi para wakil rakyat yang hadir, pemberangkatan umrah adalah bentuk apresiasi atas keberanian warga kecil yang berani berdiri melawan narkoba. Anggota DPRD Misnan Aljawi menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama dan dukungan harus konkret.

“Kita sudah pasti mendukung ibu Halimah ini, karena narkoba itu musuh kita bersama,”

Rencana keberangkatan umrah untuk Halimatus dan pendampingnya dijadwalkan pada Agustus 2026 dan akan dibiayai secara pribadi oleh beberapa anggota DPRD Deliserdang. Bagi Halimatus, perjalanan ke Tanah Suci merupakan jawaban atas doa panjangnya sekaligus penghargaan atas keputusan berani melindungi generasi muda dari pengaruh narkoba.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait