Lee Min Ki dan Hyungwon Bintangi 'The Grim Reaper Life Extension Project'
Lee Min Ki dan Hyungwon MONSTA X dipastikan membintangi proyek multi-format berjudul The Grim Reaper Life Extension Project. Drama komedi hitam ini mengisahkan dua malaikat pencabut nyawa dengan kepribadian bertolak belakang dan dijadwalkan tayang pada paruh kedua 2026. Proyek kini memasuki tahap pascaproduksi.
Sinopsis singkat
Drama mengikuti Jun Ho, malaikat pencabut nyawa pemula yang memandang kematian sebagai pekerjaan profesional. Ia kemudian dipasangkan dengan Kang Rim, pengawas veteran yang sering melanggar aturan demi hasil terbaik. Pertemuan keduanya menimbulkan perubahan pandangan dan serangkaian situasi tak terduga.
Peran pemain
Lee Min Ki memerankan Kang Rim, sosok pengawas veteran yang tetap menjadi pekerja andal meski sering membengkokkan aturan. Karakter ini perlahan terseret ke berbagai kejadian setelah memperhatikan sikap Jun Ho.
Hyungwon (MONSTA X) berperan sebagai Jun Ho, malaikat pencabut nyawa pemula yang awalnya melihat tugasnya sebagai rutinitas profesional. Pertemuan dengan Kang Rim membuat Jun Ho mulai mempertanyakan prinsip dan keyakinan yang selama ini dipegangnya.
Dinamika karakter dan tema
Perbedaan sifat Kang Rim dan Jun Ho menjadi sorotan utama cerita. Perbedaan itu menghadirkan dinamika kuat dan perkembangan karakter yang menjadi fokus narasi. Selain humor gelap, drama juga mengeksplorasi tema etika, aturan, dan nilai kehidupan manusia.
Format dan strategi produksi
Proyek ini dikembangkan sebagai multi-format untuk menjangkau berbagai pola konsumsi publik. Produksi mencakup:
- film panjang;
- konten menengah (mid-form);
- format pendek untuk platform digital.
Strategi adaptasi ke beberapa durasi bertujuan memperluas pemanfaatan kekayaan intelektual serta menjangkau audiens lintas platform.
Jadwal dan proses produksi
Tim produksi menyatakan proyek saat ini berada di tahap pascaproduksi. Peluncuran direncanakan pada paruh kedua 2026, dengan harapan dapat menjangkau penonton di layar lebar dan platform digital secara bersamaan.
Sebagai karya ber-genre komedi hitam, drama ini berpotensi memicu diskusi soal cara cerita fantasi menyorot isu kemanusiaan. Adaptasi multi-format juga membuka peluang adaptasi lebih lanjut jika proyek mendapat respons positif dari penonton.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...