Labuhanbatu Gelar Gerakan Indonesia ASRI Sambut HUT Pemda
RANTAUPRAPAT — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI pada Jumat, 9 Oktober 2026, sebagai respons arahan Presiden RI dan Surat Edaran Bupati Nomor: 660/3207/DLH/Set/2026. Kegiatan gotong royong itu melibatkan aparat TNI, Polri, serta seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat, dengan pembersihan difokuskan di sekitar kantor pemerintahan dan bahu jalan di Rantauprapat.
Pelaksanaan gotong royong di lapangan
Gotong royong dimulai pagi hari dan menyasar fasilitas publik, lingkungan perkantoran, serta sisi jalan yang sering menumpuk sampah. Aksi ini menjadi bagian rangkaian menyambut Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu ke-81.
Seluruh OPD bersama aparat keamanan berkolaborasi untuk menyiapkan peralatan dan rute pembersihan. Warga juga diimbau ikut serta agar hasilnya terasa langsung di lingkungan permukiman dan sentra kegiatan publik.
Tujuan dan seruan pemerintah daerah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syahbela Rusli Siregar, menyatakan kegiatan merupakan implementasi amanah Presiden melalui gerakan nasional tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang tertata dan sehat bagi warga.
"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu berkomitmen melaksanakan amanah Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman bagi masyarakat," kata Rusli.
Rusli menambahkan bahwa Gerakan Indonesia ASRI — singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah — bertujuan meningkatkan kesadaran komunitas terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
"Gerakan Indonesia ASRI menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan kawasan permukiman dan fasilitas umum yang lebih tertata," ujar Rusli.
Harapan keberlanjutan
Pemkab mendorong agar gerakan ini bukan sekadar seremonial. Seluruh pihak diminta menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari, mulai lingkungan kantor, sekolah, tempat ibadah, hingga pasar dan permukiman.
Rusli mengajak semua elemen masyarakat memperkuat semangat gotong royong. Menurutnya, kebersihan dan keindahan daerah memerlukan partisipasi aktif dari pemerintah dan warga bersama-sama.
Dengan langkah ini, Pemkab Labuhanbatu berharap tercipta lingkungan yang lebih nyaman menjelang perayaan hari jadi pemerintahan dan membangun budaya bersih berkelanjutan di daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Satpol PP Bongkar Dua Papan Reklame Tak Berizin di Pematangsiantar
Satpol PP Pematangsiantar membongkar dua papan reklame tanpa izin di dua lokasi pada 8 Oktober 2026 setelah...
Sabang Salurkan Zakat Non Tunai dan Bangun 30 Rumah TA 2026
Pemerintah Kota Sabang menyalurkan zakat dan infaq TA 2026 secara non tunai, meliputi bantuan tunai untuk ri...
Kapolres Pematangsiantar Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Resnarkoba
Kapolres Pematangsiantar memimpin sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Resnarkoba pada 9 Oktober untuk penyegara...
Kecelakaan Maut di Tapaktuan: 2 Pelajar Tewas Tabrakan Xpander
Dua pelajar 13 tahun tewas setelah motor mereka ditabrak Mitsubishi Xpander di Jalan Nasional Tapaktuan–Subu...
Hasyim Minta Perbaikan Menyeluruh Jalan KL Yos Sudarso
Hasyim mendesak perbaikan menyeluruh Jalan KL Yos Sudarso dari Simpang Dobi hingga Titipapan, termasuk drain...
Sergai Dua Tahun Beruntun Raih Produksi Padi Tertinggi di Sumut
Kabupaten Serdang Bedagai kembali jadi produsen padi terbesar Sumut pada 2024–2025, didorong perluasan lahan...